Berita Terkait
Jakarta (Antara Bengkulu) - Pelatih timnas Rahmad Darmawan menyebut Boaz Solossa adalah seorang seniman bola, sehingga dirinya menunjuk pemain Persipura itu sebagai kapten timnas saat menghadapi Arab Saudi pada Pra-Piala Asia (PPA) 2015 di Jakarta, Sabtu malam.

"Itu alasan saya kenapa memilih Boaz sebagai kapten. Jujur, saya menginginkan Boaz jadi kapten sudah sejak lama. Saya pengen kapten dipegang oleh seniman bola," kata Rahmad Darmawan usai pertandingan.

Menurut dia, ban kapten yang diberikan kepada Boaz Solossa, juga merupakan sebuah penghargaan kepada pemain asal Papua itu yang memberikan kemampuan terbaiknya untuk bangsa dan negara.

Kepercayaan yang diberikan oleh pria yang akrab dipanggil RD ternyata dibayar dengan manis oleh Boaz Solossa, meski akhirnya tidak mampu membawa timnas meraih kemenangan.

Adik kandung Ortizan Solossa ini mampu membuat Arab Saudi terperangah karena mampu menjebol gawang Waleed Abdullah diawal babak pertama. Gol ini membuat ribuan suporter timnas yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, bergemuruh.

Gol yang diciptakan pemain dengan nomor punggung tujuh ini berawal dari tendangan jarak jauh Kurnias Meiga. Bola sebenarnya bisa diterima oleh pemain lawan, namun bola terlepas. Bola liat tersebut mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Boaz Solossa dengan tendangan terukurnya.

"Ini semua hasil kerja sama tim. Semua pemain telah berusaha memberikan kemampuan terbaiknya," kata Boaz Solossa usai pertandingan.

Boaz Solossa sejak muda sudah langganan masuk timnas. Namun, pemain berusia 27 tahun ini sering pula tidak menghadiri penggilan timnas. Hanya saja saat memperkuat timnas, pemain asli Papua ini selalu mampu menciptakan gol.

Meski banyak pemain baru bermunculan, keberadaan Boaz Solossa tidak tergantikan bagi di timnas maupun klub. Setiap pemain yang menangani timnas selalu memberikan kepercayaan penuh asal pemain ini tidak mengalami cedera.

Timnas Indonesia pada Pra-Piala Asia (PPA) 2015 tergabung di Grup C bersama China, Irak dan Arab Saudi. Saat ini Timnas Garuda terpuruk didasar klasemen dengan nol poin dari dua pertandingan. Sementara Arab Saudi kokoh di puncak klasemen dengan enam poin.

Editor: Musriadi
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar