Bengkulu (Antara Bengkulu) - Kabupaten Kaur dan Seluma, Provinsi Bengkulu, memprogramkan cetak sawah baru untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah itu.

"Kami memprogramkan cetak sawah baru seluas 1.500 hektare untuk mewujudkan kedaulatan pangan," kata Wakil Bupati Kaur Yulis Suti Sutri di Bengkulu, Minggu.

Ia mengatakan program cetak sawah baru tersebut akan bekerjasama dengan Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, terutama dalam dukungan anggaran untuk pembangunan irigasi.

Selain mencetak sawh baru, Pemerintah Kabupaten Kaur juga meningkatkan sosialiasi bagi petani agar tidak mengalihfungsikan areal persawahan menjadi tanaman perkebunan, seperti sawit dan karet.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Seluma Herawansyah mengatakan program cetak sawah baru juga masuk dalam perencanaan pembangunan daerah itu.

"Kami merencanakan cetak sawah baru hingga ribuan hektare yang meliputi beberapa kecamatan, tapi masih perlu studi kelayakan," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu Edi Nevian mengatakan program cetak sawah baru merupakan salah satu strategi untuk merealisasikan target produksi 1 juta ton gabah kering giling daerah itu pada 2014.

"Selain Seluma dan Kaur, beberapa kabupaten lain juga lebih dulu memprogramkan cetak sawah baru seperti Lebong dan Rejanglebong, Kepahiang, Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah," katanya.

Sawah baru yang dicetak tersebut terbagi di Kabupaten Rejang Lebong seluas 100 hektare, Kabupaten Kepahiang 100 hektare, Kabupaten Bengkulu Selatan 300 hektare, Kabupaten Bengkulu Tengah 250 hektare.

"Kabupaten Kaur dan Bengkulu Utara masing-masing seluas 200 hektare, sehingga total seluas 1.1250 hektare" tambahnya.

Ia mengatakan, proses survei irigasi daerah sudah selesai dilaksanakan dan sedang dalam proses lelang pencetakan sawah.

Terkait pembangunan irigasi sawah baru tersebut sudah dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum.

Pemasangan jaringan irigasi, kata dia, akan menjadi tanggung jawab dinas tersebut meski pengelolaannya sesuai peraturan yakni di bawah 1.500 hektare dalam satu hamparan akan diserahkan kepada kabupaten dan kota.

Selain peningkatan produksi padi, pemerintah juga tetap meningkatkan penganekaragaman pangan dengan sumber pangan lainnya. (ANTARA)

Editor: Helti Marini S
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar