Gula semut Rejanglebong dikirim ke Kota Palembang

id gula semut, Rejanglebong
Gula semut Rejanglebong dikirim ke Kota Palembang
Gula semut di Rejanglebong. (foto/nur muhamad)
Rejanglebong (Antara) - Produksi gula semut asal Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, paling banyak dikirim ke Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Suparman (50), pimpinan usaha gula semut aren herbal Sari Aren Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang, Jumat, menjelaskan untuk kebutuhan masyarakat Palembang dirinya setiap bulan mengirimkan hingga 2,5 ton gula semut.

Produk gula aren atau gula batok menjadi gula semut yang dihasilkannya itu di Kota Palembang dijadikan bahan pemanis alami yang dikemas dalam plastik ukuran kecil, di mana di sejumlah hotel dijadikan bahan campuran untuk minuman baik kopi, teh maupun jenis minuman lainnya, kemudian sebagai bahan pembuat kuah empek-empek atau disebut masyarakat Palembang "cuko" maupun untuk bahan pembuat kue lainnya.

"Gula semut aren ini selain berkhasiat untuk mengobati penyakit diabetes, magh, penambah stamina dan juga baik dikonsumsi oleh para olahragawan. Gula aren itu mengandung protein, mineral, kalsium, magnesium, kalium, dan galatosa," katanya.

Produk gula semut aren herbal Sari Aren Desa Air Meles Atas tersebut kata dia, merupakan usaha rumahan yang sudah ditekuninya sejak 2010 lalu dengan produksi per hari mencapai 200 kg, dengan lokasi pemasaran Kota Palembang dan beberapa kota lainnya di Sumsel serta Kota Bengkulu.

Usaha pembuatan gula semut aren yang ditekuninya itu saat ini sudah menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Rejanglebong dan Provinsi Bengkulu, karena dalam setiap kegiatan pameran usaha kecil menengah (UKM) selalu ditampilkan sebagai salah satu produk wira usaha kreatif daerah.

Sejauh ini usaha yang sudah ditekuninya itu kata Suparman, belum bisa mengembangkan usahanya kendati bahan bakunya sangat banyak, karena belum keluarnya beberapa perizinan yang menjadi syarat pemasaran ke hotel maupun supermarket seperti hak paten dari Kemenkum HAM, dan label BPOM, sedangkan perizinan yang sudah dikantonginya antara lain perizinan dari Depkes dan Perindag Rejanglebong dan label halal dari MUI.

Bagi kalangan masyarakat luar daerah yang akan membeli gula aren herbal ini tambah dia, bisa langsung datang kerumahnya yang sekaligus menjadi lokasi usaha yang terletak di jalan Pramuka Simpang Bacang Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang.

"Untuk kemasan 500 gram saat ini kami jual Rp17.500, dan ukuran 200 gram seharga Rp7.000. Selain yang kemasan kami juga menjual dalam bentuk curah dengan harga jual Rp25.000 per kg," katanya.***1***

Editor: Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Baca Juga