Sabtu, 24 Juni 2017

11 Rafflesia Mekar Selama Januari Di Bengkulu

id Rafflesia
11 Rafflesia Mekar Selama Januari Di Bengkulu
Rafflesia Arnoldii (Foto Antarabengkulu.com/David)
Bengkulu (Antara) - Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu menyebutkan sebanyak 11 kuntum bunga Rafflesia Arnoldii dan Rafflesia Gadutensis mekar di beberapa kawasan hutan di wilayah Provinsi Bengkulu selama Januari 2017.

"Hanya dalam tempo satu bulan ada 11 bunga Rafflesia yang mekar di beberapa kawasan hutan Bengkulu di mana habitat bunga itu dijaga secara swadaya oleh masyarakat," kata Koordinator KPPL Bengkulu Sofian Ramadhan di Bengkulu, Selasa.

Menurut Sofian, ada dua kawasan hutan yang menjadi habitat dengan jumlah bunga mekar terbanyak yakni Hutan Lindung Bukit Daun dan Cagar Alam Taba Penanjung.

Hutan Lindung Bukit Daun seluas 90 ribu hektare mencakup wilayah Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah serta Kabupaten Kepahiang merupakan habitat kunci Rafflesia sp.

Ada tiga kelompok swadaya masyarakat yang melakukan perlindungan dan penjagaan terhadap habitat bunga langka dilindungi itu yakni di Desa Taba Teret Kabupaten Bengkulu Tengah, Desa Tebat Monok Kabupaten Kepahiang dan Kelurahan Kemumu Kabupaten Bengkulu Utara.

Kelompok masyarakat itu secara swadaya melakukan pemantauan terhadap habitat bunga yang menjadi ikon Provinsi Bengkulu tersebut dan menginformasikan ke publik bila ada bunga mekar.

"Dari 11 itu ada lima bunga yang mekar di Bengkulu Utara, sedangkan sisanya di Bengkulu Tengah dan Kepahiang," ucapnya.

Saat ini tambah Sofian, satu bunga Rafflesia Arnoldii mekar di kawasan Hutan Lindung Bukit Daun wilayah Kepahiang yang dipantau Kelompok Peduli Puspa Langka Desa Tebat Monok.

Koordinator Kelompok Peduli Puspa Langka Desa Tebat Monok, Holidin, mengatakan bunga berdiameter 75 centimeter dan diperkirakan mekar sempurna pada Rabu (1/2).

"Lokasi bunga mekar berada di kilometer 51 dari Kota Bengkulu dan kami sudah membuat pengumuman di pinggir jalan raya untuk memudahkan pengunjung menyaksikan keunikan Rafflesia Arnoldii," katanya.***3***

Editor: Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga