Senin, 26 Juni 2017

Bengkulu Naikkan Tarif Angkutan Lebaran 15 Persen

id Lebaran
Bengkulu Naikkan Tarif Angkutan Lebaran 15 Persen
Perum Damri Bengkulu. (Foto Antarabengkulu.com/Mus ANT)
Bengkulu (Antara) - Organisasi Angkutan Darat Provinsi Bengkulu menetapkan tarif batas bawah dan batas atas angkutan antarkota antarprovinsi dan antarkota dalam provinsi untuk angkutan Lebaran 2017 dengan kenaikan rata-rata 10-15 persen dari normal.

"Sudah diputuskan tarif batas bawah dan batas atas untuk angkutan Lebaran 2017, pada umumnya tarif masih sama dengan 2016 naik 10 hingga 15 persen," kata Ketua Organda Provinsi Bengkulu Syaiful Anwar di Bengkulu, Rabu.

Ia mengatakan batas bawah dan batas atas tarif angkutan tersebut berlaku untuk angkutan kelas non-ekonomi yang berlaku mulai 18 Juni hingga 3 Juli 2017 atau pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

Penetapan tarif tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan pihak terkait lainnya yang digelar pada Minggu (11/6).

Syaiful mengatakan ada 26 rute yang dilalui AKAP dan AKDP yang beroperasi di Kota Bengkulu dengan kenaikan tarif rata-rata 10 hingga 15 persen.

Untuk rute bus Bengkulu-Jakarta ditetapkan tarif bawah Rp340 ribu hingga Rp500 ribu, rute bus Bengkulu-Bandung Rp370 ribu hingga Rp550 ribu, Bengkulu-Yogyakarta dan Bengkulu-Solo dengan tarif bawah Rp485 ribu, batas atas Rp600 ribu.

Angkutan bus rute Bengkulu-Padang Rp220 ribu hingga Rp250 ribu, Bengkulu-Bukit Tinggi Rp230 ribu hingga Rp270 ribu, rute Bengkulu-Medan Rp350 ribu hingga Rp400 ribu.

Untuk angkutan travel Bengkulu-Lampung Rp250 ribu hingga Rp300 ribu, Bengkulu-Jambi Rp220 ribu hingga Rp250 ribu, Bengkulu-Pagar Alam (Sumatera Selatan) Rp110 ribu hingga Rp140 ribu.

Tarif angkutan travel Bengkulu-Tanjung Enim (Sumsel) Rp180 ribu hingga Rp200 ribu, Bengkulu-Lubuklinggau (Sumsel) Rp60 ribu hingga Rp75 ribu, Bengkulu-Mukomuko Rp150 ribu hingga Rp180 ribu.

Syaiful mengatakan bahwa seluruh pengusaha jasa angkutan diimbau menyiapkan kendaraan dalam kondisi siap pakai atau laik jalan dan mempersiapkan seluruh dokumen perjalanan.

"Seluruh sopir juga dipastikan dalam kondisi sehat dan tidak ada yang terindikasi memakai narkoba," katanya.***1***

Editor: Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga