Kamis, 17 Agustus 2017

Kolam Air Deras Jebol Diterjang Banjir Bandang

id Banjir Bandang, Padang Ulak Tanding
Kolam Air Deras Jebol Diterjang Banjir Bandang
Anggota TNI Koramil Padang Ulak Tanding turun kelokasi banjir bandang di Desa Belumai I dan Belumai II yang menyebabkan jebolnya beberapa unit kolam air deras serta menghanyutkan gudang pakan ikan dan pondok warga. (Foto Antarabengkulu.com/Nur Muhammad)
Rejang Lebong (Antarabengkulu.com) - Hujan deras yang terjadi Jumat pagi mengakibatkan sejumlah kolam air deras di Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu jebol diterjang banjir bandang di daerah ini.

Menurut Suryono, warga Desa Belumai I yang juga pemilik kolam air deras yang diterjang banjir mengatakan, hujan deras yang terjadi Jumat pagi telah menyebabkan Sungai Belumai meluap, sehingga menyebabkan rumahnya hanyut dan kolam air deras miliknya serta beberapa unit milik warga lainnya jebol dengan jumlah kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

"Sejak pagi volume air Sungai Belumai terus naik, air sungainya keruh dan banyak material berupa batu maupun kayu yang dibawa air. Sekitar pukul 08.00 WIB banjir semakin tinggi dan menghanyutkan rumah dan menjebol kolam ikan siap panen," katanya.

Rumah milik Suryono yang menjadi tempat penampungan pakan ikan itu, kata dia, ditempati oleh dua orang pekerja kolamnya. Beruntung keduanya bisa keluar dan diselamatkan warga dengan menggunakan tali pengaman.

Akibat banjir yang terjadi di desanya itu, Suryono selain kehilangan rumah juga beberapa unit kolam air deras siap panen yang berisikan ikan mas dan nila dengan jumlah ikan 4-5 ton, seterusnya pelet atau pakan ikan, dan berdasarkan hitungan dirinya jumlah kerugian mencapai Rp500 juta.

Camat Padang Ulak Tanding Rosita mengemukakan, dirinya bersama dengan BPBD Rejang Lebong langsung turun ke lapangan setelah mendapatkan laporan dari warga.

Dia menyatakan, banjir ini tidak memakan korban jiwa namun jumlah kerugian mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan pendataan pihaknya di lapangan diketahui kolam air deras yang berisi ikan siap panen hanyut dibawa banjir, di antaranya milik Heru di Desa Belumai I dan Belumai II dengan jumlah mencapai 50 ton, kemudian milik Marna Desa Belumai I sekitar 30 ton, kolam milik Herman sekitar 40 ton, Muktiar sekitar 5 ton dan Suryono sekitar 5 ton.

Sedangkan untuk rumah yang rusak, kata dia lagi, masih dalam pendataan, namun yang sudah diketahui ada tiga unit rumah dan gudang pakan ikan (pelet).

Selain itu, banjir ini juga merendam dan merusak beberapa hektare sawah petani dalam dua desa yang terkena banjir.***4***

Editor: Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga