Manajer Liverpool Juergen Klopp mengatakan klubnya masih mungkin menggagalkan Manchester City menjuarai Liga Premier dalam pertandingan terakhir liga Minggu pekan ini.

Tim asuhan Klopp mengalahkan Southampton 2-1 dalam pertandingan Rabu dini hari tadi yang membuat mereka terpaut satu poin dari City dengan sama-sama menyisakan satu pertandingan lagi.

Liverpool berharap City gagal mengalahkan Aston Villa di kandang pada laga Minggu nanti dan saat bersamaan mereka sendiri mengalahkan Wolverhampton Wanderers di Anfield.

Villa yang dikelola oleh mantan kapten Liverpool Steven Gerrard, bermain melawan Burnley yang terancam degradasi Kamis sebelum bertandang ke Stadion Etihad untuk menghadapi tim asuhan Pep Guardiola.

“Mungkin saja, mungkin tidak tapi mungkin saja,” kata Klopp yang menjuarai Liga Premier pada 2020 tetapi bisa saja dipaksa harus menyaksikan City merebut gelar liga yang keempatnya dalam lima tahun.

"Tentu saja itu tidak mungkin karena City bermain di kandang melawan Aston Villa yang juga harus berlaga Kamis. Akan sulit melawan Burnley, mereka berjuang untuk bertahan hidup," kata Klopp.

"Tapi ini sepak bola. Saya kira saat City menjadi juara (pada 2019) itu karena 11 milimeter," sambung dia merujuk sapuan John Stones yang menyelamatkan City dari Liverpool musim itu.

Klopp mengatakan dia mengharapkan suasana gempita di Anfield pada hari terakhir.

“Jika orang ingin kami menjadi juara maka kami harus menang terlebih dahulu dan Aston Villa perlu mendapatkan satu poin di kandang City."

"Kami semua tahu. Kami tidak pernah menyerah. Kami akan terus berusaha. Ini pertandingan kandang kami, pertandingan kandang terakhir musim ini. Suasananya akan luar biasa. Kami akan berusaha memanfaatkannya. Kami harus mengerjakan tugas kami. Sepak bola kadang-kadang permainan yang rumit. Aston Villa bermain pada Kamis dan kemudian Minggu. Kita lihat saja nanti tetapi Anda harus fokus kepada diri Anda sendiri."

Pewarta: Jafar M Sidik

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2022