Neymar menghindarkan Paris Saint Germain dari kekalahan dengan mencetak gol dari titik penalti ketika awal sempurna PSG dalam musim ini diakhiri oleh AS Monaco dengan seri 1-1 dalam pertandingan Liga Prancis, Senin dini hari WIB.

Pemain Brazil itu mencetak gol kedelapan dalam lima pertandingan musim ini setelah intervensi VAR membuat wasit menilai ganjalan bek Monaco Guillermo Maripan terhadap Neymar sebagai pelanggaran.

Monaco unggul lebih dulu ketika Kevin Volland menusuk ke depan dengan melewati Presnel Kimpembe, sebelum melepaskan tembakan yang melewati jangkauan kiper Gianluigi Donnarumma pada menit ke-20 dalam laga yang digelar di Parc des Princes itu.

Tim kerajaan Monako itu bermain bagus, namun PSG pantas mendapatkan setidaknya hasil imbang dari pertandingan di mana mereka tiga kali membentur mistar gawang.

Namun hasil ini merusak momentum kota Paris ini setelah memulai musim di mana mereka dengan memenangkan tiga pertandingan liga pembukanya dengan mencetak total 17 gol.

Mereka juga mengalahkan Nantes 4-0 dalam Champions Trophy sebagai pembuka musim, tetapi Monaco menjadi tim tersulit yang pernah mereka hadapi, sekalipun tim Philippe Clement ini tersingkir dari kualifikasi ketiga Liga Champions setelah dikalahkan PSV Eindhoven.

PSG kini mengumpulkan 10 poin dari empat pertandingan dan tetap memuncaki klasemen, namun hanya unggul selisih gol dari Marseille dan Lens.

Direkrut dari Red Bull Salzburg untuk menggantikan Aurelien Tchouameni yang hengkang ke Real Madrid, pemain internasional Mali Mohamed Camara tampil mengesankan di lini tengah Monaco dan berperan dalam merancang gol pembuka.

Dia merebut kembali penguasaan bola dengan menekel Lionel Messi di lini tengah, sebelum Volland mengolah bola dan bermain satu-dua yang cepat bersama Aleksandr Golovin untuk kemudian menyarangkan bola ke gawang PSG.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Monaco rusak laju sempurna PSG dengan seri 1-1

Pewarta: Jafar M Sidik

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2022