Pembalap Indonesia Fadillah Arbi Aditama dan Mario Suryo Aji (Honda Team Asia) bertekad untuk tampil maksimal dan memperbaiki performa mereka pada hari kedua Moto3 Mandalika yang akan bergulir pada Sabtu (14/10).

Arbi yang turun sebagai wildcard berhasil finis di P21 pada sesi latihan Moto3 Mandalika, Jumat, dengan catatan waktu terbaiknya 1 menit 41,229 detik. Sementara Mario berada tepat di belakangnya dan terpaut tipis 0,020 detik saja.

"Saya senang dengan debut saya di Kejuaraan Dunia Moto3. Saya tidak merasa gugup karena kehadiran keluarga di sekitar saya membuat saya tenang. Saya menikmati waktu saya di trek," kata Arbi, dikutip dari keterangan resmi.

"Posisinya memang kurang bagus, tapi saya tetap merasa senang. Saya yakin kami akan mempunyai opsi untuk putaran yang berkualitas esok hari," ujarnya menambahkan.

Sementara bagi Mario, perasaannya ia sebut "campur aduk" usai melakoni sesi latihan. Meski berhasil meningkatkan performa di sesi latihan kedua, Mario mengatakan akan mengevaluasi penampilannya agar bisa bersaing lebih baik lagi di babak kualifikasi besok.

"Kami akan mengevaluasinya dan kami tahu apa yang akan kami ubah besok. Saya yakin saya akan membuat waktu putaran saya lebih baik besok," kata Mario.

Catatan posisi terbaik untuk tim dibukukan oleh Taiyo Furusato yang finis di P12. Bagi pembalap muda asal Jepang itu, ini adalah hal yang cukup menyegarkan baginya karena tahun lalu ia tidak berpartisipasi di Mandalika.

Ia dan tim pun memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk tampil lebih maksimal lagi pada babak kualifikasi pada Sabtu (14/10).

"Hari pertama di Mandalika ini, aspal kotor dan berdebu sehingga memengaruhi cengkraman (grip). Kurangnya cengkeraman inilah yang membuat banyak pengendara terjatuh," kata Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama.

"Pembalap kami berusaha menghindari kecelakaan dengan hati-hati, dengan Taiyo finis di urutan ke-12 dan Arbi serta Mario di urutan ke-21 dan ke-22. Ini bukan awal yang buruk, tapi kami bertujuan untuk memperbaikinya besok," ujarnya menambahkan.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2023