Rejanglebong (Antara) - Danau Mas Harun Bestari di Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, merupakan salah satu kawasan wisata potensial yang dimiliki daerah itu.

"Danau Mas Harun Bestari merupakan salah satu kawasan wisata potensial yang dimiliki Kabupaten Rejanglebong, selain dapat menikmati keindahan alam mereka juga bisa bermain outbon dan naik perahu berkeliling danau," kata Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Rejanglebong, Suwardi Latif di Rejanglebong, Sabtu.

Kawasan wisata yang memiliki luasan mencapai lima hektare tersebut kata dia, saat ini masih kekurangan sarana dan prasarana pendukung kendati pada 2014 lalu sudah dilakukan pengerukan dan pembangunan lintasan lari (jogging track) yang dilakukan  Pemprov Bengkulu dengan sumber dana dari APBN.

Untuk itu pihaknya telah mengajukan penambahan sarana pendukung ini baik dalam penyusunan APBD 2016, serta ke Pemprov Bengkulu dan pemerintah pusat. Pembangunan sejumlah fasilitas pendukung ini diantaranya tambatan perahu, pembangunan gerbang wisata, akses jalan kawasan danau dan sarana pendukung lainnya.

Sementara itu menurut UPTD Vila dan Diklat Danau Mas Harun Best Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rejanglebong, Effendi Madra menambahkan, keberadaan DMHB tersebut sangatlah potensial dan dapat mendukung pengembangan usaha penyewaan vila di daerah itu.

"Kalau dilihat dari komplek vila dan gedung Diklat ini, keindahan DMHB sangat memesona dengan latar belakang jalanan, areal perkebunan sayur warga serta Gunung Api Bukit Kaba," kata Effendi Madra.

Keindahan alam di kawasan DMHB di daerah itu kata dia, jika digarap dengan maksimal akan sangat berpengaruh terhadap penerimaan pengelolaan vila dan gedung Diklat yang dikelolanya, dimana 48 unit vila dan gedung Diklat Pemkab Rejanglebong itu sendiri dibangun pemerintah daerah setempat guna menghidupkan dunia pariwisata Rejanglebong.

Bangunan puluhan vila dan gedung Diklat DMHB itu sendiri tambah dia, saat ini mulai mengalami kerusakan akibat tidak difungsikan akibat minimnya pengunjung serta tidak adanya kegiatan pemakaian gedung yang dilakukan institusi pemerintahan maupun swasta.

Untuk itu dia berharap Pemkab Rejanglebong kedepannya dapat memanfaatkannya dan memperbaiki aset negara yang dibangun dengan dana yang cukup besar itu sehingga bisa mendukung dunia pariwisata setempat.***1***

Pewarta: Nur Muhammad

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2015