Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kebun Raya Cibodas memberikan akses bagi pengunjung masuk ke dalam pagar untuk dapat melihat dari dekat mekarnya bunga bangkai raksasa dengan nama latin Amorphophallus titanum Becc.

Grand Manager Kebun Raya Cibodas Joko Sulistio di Cianjur, Minggu, mengatakan pengunjung yang dapat masuk ke dalam pagar cukup dengan membeli kaos bertuliskan Amorphophallus titanum Becc yang disediakan pengelola dengan didampingi petugas.

"Jadi jarak pengunjung yang ingin melihat dari dekat bunga bangkai yang mekar hanya beberapa meter akan didampingi petugas keamanan guna menghindari terganggunya bunga bangkai termasuk melarang pengunjung menyentuhnya," kata Joko.

Tidak hanya pengunjung yang meningkat saat bunga bangkai mulai berproses mekar sempurna, tutur dia, banyak konten kreator yang datang ke kebun raya untuk membuat video, sehingga pihaknya memberikan apresiasi karena dapat mempromosikan Kebun Raya Cibodas (KRC) dan pengetahuan tentang bunga bangkai.

Bunga bangkai setinggi 3 meter lebih dengan diameter kelopak bunga yang mencapai 161 sentimeter banyak diminati sehingga batas pengunjung dengan bunga bangkai cukup dekat tidak seperti tahun sebelumnya.

"Saat pemberitaan mulai ramai akan mekarnya bunga bangkai raksasa ke 76 yang merupakan koleksi bunga langka yang dimiliki KRC, jumlah wisatawan yang datang meningkat hingga 50 persen setiap harinya dan banyak konten kreator yang datang," katanya.

Secara tidak langsung tambah dia, pembuat konten dapat memberikan gambaran seputar KRC khususnya pengetahuan tentang bunga bangkai yang masuk dalam tanaman atau flora yang dilindungi ini setiap tahun ada yang mekar di KRC.

Sementara sejumlah pengunjung yang mendapat kesempatan melihat dari dekat bunga bangkai raksasa yang mekar satu tahun sekali di KRC, merasa mendapat pengalaman baru karena selama ini mereka hanya bisa melihat dari balik pagar pembatas dan terhalang kawat.

"Ini pengalaman pertama setelah beberapa kali melihat bunga bangkai raksasa mekar di KRC, kami dapat melihat dari dekat kelopak bunga yang banyak dikerubuti lalat, kami hanya dibatasi tali penghalang sehingga dapat berfoto dengan latar bunga bangkai," kata pengunjung asal Depok Esya (32).

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2024