Rejanglebong (Antara) - Sebanyak 47 dari 207 peserta ujian nasional kesetaraan Paket C setingkat SMA di Kabupaten Rejanglebong Provinsi Bengkulu hingga hari terakhir pelaksanaannya tidak hadir.

Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Rejanglebong Masgunanto, Kamis, mengatakan peserta yang tidak mengikuti ujian Paket C tersebut sangat disesalkan, karena mereka sebelumnya sudah masuk dalam daftar nominasi tetap (DNT) peserta ujian nasional pada Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu.

"Mereka itu sudah dihubungi oleh petugas dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM masing-masing kecamatan, namun mereka tidak juga datang. Mereka yang tidak datang dan tanpa alasan dipastikan tidak lulus," katanya pula.

Sedangkan untuk peserta yang berhalangan datang karena alasan sedang berada di luar daerah atau sedang ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, pihaknya akan mempertimbangkan bisa atau tidak mengikuti ujian susulan yang akan dilaksanakan seminggu setelah pelaksanaan UN Paket C.

Pelaksanaan ujian kesetaraan Paket C bersamaan dengan pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat pada 4-7 April 2016.

Pelaksanaan ujian Paket C itu dipusatkan di SMA Taman Siswa Kelurahan Talang Rimbo Kecamatan Curup Tengah dimulai pukul 13.30 WIB.

Peserta ujian kesetaraan kali ini berasal dari lima PKBM di Kabupaten Rejanglebong, yaitu PKBM Sekar Wangi, PKBM Wijaya Kusuma, PKBM Bina Sejahtera, PKBM Mitra Jaya, dan PKBM Bina Mandiri Kecamatan Padang Ulak Tanding.

Peserta ujian ini, selain berasal dari remaja setingkat SMA yang sebelumnya gagal dalam ujian nasional, juga masyarakat lainnya dari 15 kecamatan di daerah itu, dengan umur antara 20 hingga 60 tahun.***4***

Pewarta: Nur Muhammad

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2016