Sumenep (Antara) - Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Jawa Timur, masih mengecek temuan benda jatuh di sejumlah tempat di Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, yang dikabarkan bagian dari badan pesawat.

"Selain anggota Polsek Giligenting, pimpinan kami juga ke Pulau Giliraja. Namun, hingga sekarang temuan benda jatuh itu belum terverifikasi sebagai bagian dari badan pesawat," ujar Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanuddin di Sumenep, Senin.

Pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB, warga Pulau Giliraja menemukan benda layaknya drum dan berwarna hitam yang dikabarkan jatuh (datang dari atas) dan bagian dari badan pesawat.

"Sekali lagi, semuanya masih belum pasti. Hal yang sudah terverifikasi atau pasti adalah ada temuan benda berbentuk layaknya drum dan berwarna hitam di kandang sapi milik warga Pulau Giliraja," kata Hasanuddin.

Ia juga berharap warga Sumenep tidak berandai-andai atau memberikan kesimpulan atas temuan benda tersebut.

Sebelumnya, Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo menyatakan temuan benda di Pulau Gilijara belum terverifikasi sebagai bagian atau badan pesawat.

Ia juga memastikan pada Senin pagi tidak ada aktivitas pesawat latih maupun lainnya yang terbang dari dan ke Bandara Trunojoyo.

"Pada Senin ini memang ada jadwal kedatangan pesawat perintis ke Bandara Trunojoyo Sumenep. Namunya, waktunya siang hari, yakni pada pukul 14.00 WIB. Pesawat perintis tersebut terbang dari Bandara Juanda ke Bandara Trunojoyo," kata Wahyu, menerangkan.

Ia menjelaskan, saat ini, pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak terkait di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Untuk sementara belum ada informasi tentang adanya pesawat jatuh di Sumenep. Kami menerima informasi adanya temuan benda jatuh dan selanjutnya dikabarkan bagian dari pesawat itu dari warga Pulau Giliraja," ujarnya.**4***

Pewarta:

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2016