Film Jumbo resmi menjadi film animasi Asia Tenggara terlaris sepanjang masa. Film animasi asal Indonesia tersebut telah meraup lebih dari 8 juta dolar AS (Rp134,69 miliar hanya dari penayangan di box office lokal.

Visinema Studios selaku rumah produksi menyampaikan bahwa “Jumbo sudah mencapai 3.824.527 penonton yang sudah ikut fantastic di hari ke-16 penayangan,” sebagaimana dikutip dari akun resmi Instagram @visinemastudios pada Rabu (16/4/2025).

Film Jumbo bahkan telah mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang Moana 2 di Indonesia, dengan capaian 3,1 juta tiket. Saat ini, satu-satunya film animasi yang berada di atas Jumbo adalah Frozen 2.

Tidak berhenti di bioskop lokal, Jumbo juga akan tayang secara global. Distribusi film ini tengah dibuka untuk wilayah Amerika Utara, Eropa Barat, Australia, bahkan Tiongkok. Tinggal menunggu waktu hingga karakter Don dan Meri muncul di layar bioskop internasional.

Sejak penayangannya akhir pekan lalu, Jumbo telah mencuri perhatian penonton Indonesia.

Baca juga: Jumbo cetak rekor animasi lokal yang capai 2 juta penonton dalam 11 hari
Baca juga: "Selalu Ada di Nadimu": lagu baru BCL untuk Noah yang bikin netizen menangis

“Akhirnya bisa nonton animasi yang bagus, tapi dubbing-nya enggak aneh dan enggak maksain. Sepanjang film aku melongo, kagum sama visualnya. Gesturnya bagus, ceritanya ringan tapi komplit. Kebawa kesalnya, harunya, happynya, jengkelnya,” tulis akun @reskykhansyah di kolom komentar Instagram @visinemastudios pada Selasa (15/4/2025).

Film Jumbo juga mendapat dukungan luas dari penonton, media, akun film, hingga sesama sineas. Di media sosial, muncul gerakan “Buzzer Jumbo Gratisan” yang meramaikan lini masa dengan meme dan konten dukungan.


Sebagai film animasi panjang pertama dari Visinema Animation dan debut penyutradaraan Ryan Adriandhy, Jumbo dirilis di 659 layar bioskop di seluruh Indonesia.

Jika dulu film kartun lokal sering dianggap remeh, kini situasinya telah berubah. Visual makin ciamik, cerita makin kuat, dan penonton makin banyak. Bahkan, Jumbo telah menjadi tolok ukur baru bagi film animasi Indonesia.

Keberhasilan Jumbo menjadi bukti bahwa film dengan nuansa lokal dan pesan global mampu bersuara di panggung dunia. Para pengamat industri pun memprediksi bahwa kesuksesan ini akan membuka jalan bagi lebih banyak film dari Asia, khususnya Indonesia, untuk bersinar di kancah perfilman internasional.

Baca juga: Cinta Laura gunakan bahasa Jerman pada film "Jumbo"
Baca juga: Ariel senang dipercaya isi suara tokoh ayah di film animasi Indonesia

 

Menteri Ekraf sebut film animasi 'Jumbo' berpotensi mendunia

 

 

Pewarta: Azizah Amelia Kartika

Editor : Anom Prihantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2025