Hari ’Arafah merupakan salah satu hari paling mulia dalam kalender Islam. Tahun ini, Hari ’Arafah 9 Zulhijah di Indonesia ditetapkan jatuh pada hari Kamis (5/6/2025).

Dalam tradisi Islam, Hari ’Arafah dikenal sebagai momentum istimewa di mana Allah SWT menyempurnakan agama-Nya. Menganugerahkan nikmat-Nya kepada Nabi Muhammad SAW, dan meridai Islam sebagai jalan hidup umat manusia. 

Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an, Surah al-Maidah ayat 3, yang menjadi saksi atas kemuliaan hari tersebut.

Dilansir dari Islamic Relief, Hari ’Arafah juga disebut sebagai yaum al waqf atau hari berdiam diri atau berhenti. Istilah ini merujuk pada aktivitas para jamaah haji yang berdiam dalam waktu lama di Padang Arafah, memohon ampunan dan rahmat Allah SWT. 

Nabi Muhammad SAW menegaskan keutamaan hari ini dengan sabdanya, “Haji itu adalah Arafah” (HR. Abu Dawud), menandakan bahwa puncak ibadah haji berada pada Hari ’Arafah. Tidak disebut memenuhi ibadah haji tanpa menjalani wukuf di Arafah.

Baca juga: Makkah perpendek jarak adzan dan iqamah selama musim Haji
Baca juga: Arab Saudi kerahkan 120 ambulans untuk layani jemaah di Makkah

Mengapa Hari ’Arafah Sangat Penting?

Bagi umat Islam di seluruh dunia, Hari ’Arafah adalah hari penuh ampunan, rahmat, dan keberkahan. Ini adalah momen untuk menebus dosa-dosa setahun yang lalu dan yang akan datang. Bagi mereka yang tidak dapat melaksanakan ibadah haji, Hari ’Arafah menjadi kesempatan untuk meraih pahala besar melalui berbagai amalan sunnah, terutama puasa.

Hari yang penuh ampunan ini juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperbarui tekad, membersihkan hati, dan memohon ampunan Allah SWT atas khilaf yang mungkin terjadi sepanjang tahun.


Selain itu, pada Hari ’Arafah, Nabi Muhammad SAW menyampaikan Khutbah Wada’ (khutbah perpisahan) yang berisi pesan-pesan penting bagi umat Islam.

5 Amalan yang Dianjurkan di Hari ’Arafah

1.    Puasa Sunnah

Puasa pada Hari ’Arafah sangat dianjurkan bagi mereka yang tidak sedang berhaji. Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa puasa pada hari ini menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Meski demikian, bagi para jamaah haji, puasa ini tidak diwajibkan karena ibadah utama mereka adalah berdoa dan berzikir di Arafah.

2.    Meningkatkan Ibadah dan Dzikir

Hari ’Arafah menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, membaca Al-Qur’an, dan bershalawat kepada Nabi. Zikir yang disunahkan pada hari ini di antaranya adalah membaca tahlil (laa ilaaha illallah), takbir (allahu akbar), dan tahmid (alhamdulillah).

3.    Memperbanyak Doa

Hari ’Arafah adalah hari mustajabnya doa. Rasulullah SAW bersabda, “Doa terbaik adalah doa pada Hari ’Arafah” (HR. Muslim). Oleh karena itu, umat Islam disarankan untuk memperbanyak doa bagi diri sendiri, keluarga, dan seluruh umat Muslim, serta memohon ampunan dan keberkahan hidup.

4.    Bersedekah

Memberikan sedekah di Hari ’Arafah menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api” (HR. Tirmidzi). Ini adalah waktu yang tepat untuk berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan, terutama di bulan Dzulhijjah yang penuh keberkahan.

Baca juga: Arab Saudi luncurkan layanan kesehatan digital untuk jemaah haji
Baca juga: Tiga WNI ditemukan di gurun pasir saat coba masuk Makkah

5.    Refleksi Diri dan Bersyukur

Selain ibadah, Hari ’Arafah adalah momen untuk merenungkan perjalanan hidup, mengevaluasi diri, dan memperbaiki kekurangan. Umat Islam diajak untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT dan mempererat hubungan dengan keluarga serta saudara seiman.


Bagi para jamaah haji, Hari ‘Arafah merupakan puncak dari ibadah mereka. Setelah shalat Subuh di Mina, mereka menuju Padang Arafah untuk melakukan wukuf, yaitu berdiri dan bermunajat kepada Allah SWT. Di tempat ini, para jamaah mendengarkan khutbah yang disampaikan dari Masjid Namirah dan melaksanakan shalat Dzuhur dan Ashar dengan jama’ taqdim (dipersingkat menjadi dua rakaat).

Khutbah di Arafah biasanya disampaikan dalam bahasa Arab, namun banyak kelompok haji yang menyediakan terjemahan bagi jamaah yang membutuhkan. 

Doa dan istighfar yang dipanjatkan di Arafah menjadi inti dari ibadah haji, memohon pengampunan dan kasih sayang Allah SWT.

Puasa di Hari ’Arafah: Keutamaan dan Hukum

Bagi umat Islam yang tidak berhaji, puasa pada Hari ’Arafah adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Puasa ini bukan kewajiban, namun memiliki keutamaan besar.

Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa Allah SWT akan mengampuni dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang bagi mereka yang berpuasa di hari ini. (HR. Muslim).

Baca juga: Arab Saudi luncurkan layanan kesehatan digital untuk jemaah haji
Baca juga: 6 WNI sempat ditangkap atas dugaan promosi Dam ilegal di Arab Saudi

Dalam sebuah hadis, Nabi bersabda:

“Allah turun ke langit dunia pada waktu malam di Hari ’Arafah dan membanggakan hamba-Nya kepada para malaikat: ‘Lihatlah hamba-Ku yang datang kepada-Ku dengan wajah berdebu dan rambut kusut. Mereka datang dari segala penjuru untuk mencari rahmat-Ku. Maka Aku ampuni dosa mereka, meskipun sebanyak pasir, tetesan hujan, atau buih di laut.’” (HR. Thabrani)

Sementara itu, para jamaah haji biasanya tidak berpuasa pada Hari ’Arafah karena mereka dalam perjalanan dan perlu menjaga tenaga untuk menjalankan ibadah wukuf.


Doa yang Dianjurkan di Hari ’Arafah

Pada Hari ’Arafah, umat Muslim disunnahkan untuk membaca doa berikut:

Doa:

Laa ilaaha illallah, wahdahu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa ‘ala kulli syai’in qadiir.

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan segala pujian. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Baca juga: Tanpa visa haji, WNA akan didenda dan dideportasi oleh Arab Saudi
Baca juga: Tim Kesehatan Haji RI pastikan layanan bagi jamaah di 3 RS Arab Saudi

Nabi Muhammad SAW mengajarkan bahwa doa ini adalah doa terbaik yang pernah beliau dan para nabi sebelumnya ucapkan di Hari ’Arafah.

Hari ’Arafah bukan sekadar tanggal dalam kalender Islam, melainkan kesempatan emas bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, meraih ampunan, dan memurnikan hati. 

Menteri Agama pastikan fasilitas haji di Arafah siap digunakan

 

Pewarta: Vonza Nabilla Suryawan

Editor : Anom Prihantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2025