Bengkulu (Antara) - Dua perempuan yakni Meriyem dari Desa Rawa Indah dan Meli Melda dari Desa Penago Baru, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu menjadi nominator Perempuan Inspiratif Bengkulu atas perjuangan mereka menyelamatkan pesisir desa dari ancaman eksploitasi pasir biji besi.

"Kami mengapresiasi perjuangan kedua perempuan ini dalam memperjuangkan lingkunga mereka tetap lestari," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Wanita (Garnita) Nasdem Provinsi Bengkulu, Anarulita Muchtar di Bengkulu, Jumat.

Anugerah Perempuan Inspiratif Bengkulu digelar dalam rangka menyambut Hari Kartini 2017 di mana Garnita Nasdem memilih 15 orang perempuan yang menjadi nominator.

Selain bidang lingkungan, sejumlah perempuan inspiratif dari bidang entrepreneurship, sosial dan kesehatan dan ilmu pengetahuan serta teknologi juga menjadi nominator.

Meli Melda, perempuan asal Desa Penago Baru mengapresiasi penghargaan yang diberikan organisasi di bawah Partai Nasdem itu terhadap perjuangan mereka untuk melestarikan pesisir desa.

"Sudah menjadi kewajiban kami menjaga lingkungan dan masa depan anak cucu," kata Meli.

Meli dan Meriyem merupakan dua dari sejumlah perempuan yang ambil bagian dalam penolakan eksploitasi pesisir Pantai Penago untuk pengambilan pasir biji besi oleh perusahaan asing.

Perjuangan masyarakat dua desa pada 2008 itu berujung pada pencabutan izin perusahaan penambang pasir biji besi tersebut.

Meriyem menambahkan, perjuangan mereka tidak hanya untuk menyelamatkan desa dari ancaman gelombang tinggi tapi juga melindungi sumber mata pencaharian dan sumber pangan.

Bagi kaum perempuan Rawa Indah dan Penago Baru, pesisir pantai yang berdekatan dengan kawasan Cagar Alam Pasar Seluma dan Cagar Alam Pasar Talo itu merupakan tempat mencari kerang remis dan udang pasir.

"Kami mempertahankan sumber pangan, terutama bagi ibu-ibu yang mengandalkan remis dan udang untuk menambah pendapatan keluarga," kata Meriyem.

Kini lanjut dia, warga kedua desa telah menghijaukan pesisir dengan menanami pohon cemara dan ketapang untuk melindungi permukiman dari angin laut dan mencegah abrasi. ***3***

Pewarta: Helti Marini Sipayung

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2017