Bengkulu (Antara) - Industri manufaktur, baik skala besar, sedang, maupun kecil, di Provinsi Bengkulu tumbuh sebesar 3,29 persen (qtq) pada triwulan kedua 2014.

"Pertumbuhan yang baik ditunjukkan industri manufaktur kecil dibandingkan manufaktur besar dan sedang, tercatat tumbuh positif sebesar 4,06 persen," kata Kepala Bidang Statistik dan Produksi BPS Provinsi Bengkulu Zulfikar di Bengkulu, Sabtu.

Untuk industri manufaktur skala besar dan sedang pada Triwulan II, menurut dia, tumbuh sebesar 2,52 persen (qtq).

"Barang dari karet dan plastik mengalami pertumbuhan positif sebesar 4,68 persen, kelompok ini menyumbang pertumbuhan industri manufaktur besar dan sedang pada Triwulan II," kata dia.

Untuk manufaktur kecil, yang menyumbang pertumbuhan positif, yakni industri mebel 9,57 persen (qtq), barang logam bukan mesin 13,35 persen, makanan 8,55 persen, serta minuman 4,12 persen (qtq).

Jika perhitungan secara tahunan (yoy), lanjut dia, industri manufaktur di daerah itu pada Triwulan II tercatat mengalami pertumbuhan positif dibandingkan dengan triwulan pertama 2014.

"Pada Triwulan II industri manufaktur besar dan sedang tercatat mengalami pertumbuhan 10,56 persen (yoy), sedangkan pada triwulan sebelumnya hanya 9,75 persen (yoy)," katanya.

Pertumbuhan yang sangat baik ditunjukkan industri manufaktur kecil, secara peritungan tahunan, pada Triwulan II tumbuh positif sebesar 14,92 persen (yoy), sedangkan pada triwulan sebelumnya hanya tumbuh sebesar 4,42 persen (yoy).

Sementara itu, produk domestik regional bruto (PDRB) provinsi itu pada triwulan kedua 2014 tercatat tumbuh sebesar 0,56 persen.

Pada triwulan pertama 2014 PDRB Bengkulu Rp2,607 triliun, dan pada Triwulan II naik menjadi Rp2,622 triliun.



: Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026