Mukomuko (ANTARA) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, masih menunggu arahan bupati terkait dengan pelaksanaan tes urine bagi aparatur sipil negara (ASN) yang dicurigai menggunakan narkoba.
"Jika memang ada arahan dari bupati dan dianggap diperlukan, maka kami siap melaksanakannya," ujar Kepala Kesbangpol Kabupaten Mukomuko, Ali Muchsin, di Mukomuko, Rabu (19/2).
Setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Mukomuko mengalokasikan anggaran untuk program pencegahan penyalahgunaan narkoba, salah satunya melalui sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat.
Menunggu Kepastian Anggaran
Ali menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya akan mengadakan sosialisasi bahaya narkoba di beberapa titik di daerah tersebut. Namun, pelaksanaannya masih menunggu kepastian anggaran karena harus melalui proses refocusing.
"Bisa saja sebagian anggaran untuk sosialisasi ini dialihkan ke kegiatan tes urine ASN, tergantung arahan bupati," katanya.
Mengenai teknis pelaksanaannya, Ali menegaskan instansinya masih menunggu kepastian anggaran setelah refocusing dilakukan.
Untuk memastikan efektivitas tes urine ASN, Kesbangpol Mukomuko akan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Resor Mukomuko dalam proses pelaksanaannya.
Polres Mukomuko Ungkap 24 Kasus Narkotika
Sementara itu, Kapolres Mukomuko AKBP Yana Supriatna mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2024, Satuan Reserse Narkoba berhasil menangani 24 kasus narkotika, melebihi target tahunan yang hanya 20 kasus.
Dari total kasus yang diungkap, sebagian besar telah masuk tahap dua proses hukum, bahkan beberapa telah memasuki persidangan di Pengadilan Negeri Mukomuko.
Sebanyak 28 tersangka, seluruhnya laki-laki dewasa, telah diamankan dalam kasus ini. Tidak ada tersangka di bawah umur, yang menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkoba di wilayah ini lebih menyasar orang dewasa.
Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus narkotika ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang memberikan informasi akurat kepada pihak kepolisian.
"Kami mengapresiasi masyarakat yang proaktif dalam melaporkan kasus-kasus narkoba. Kolaborasi yang baik ini sangat membantu kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di Mukomuko," kata Yana.
Pewarta: Ferri AryantoEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026