Kota Bengkulu (ANTARA) - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu menyiapkan lahan seluas 2.000 hektare untuk program cetak sawah baru.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu M. Rizon di Kota Bengkulu, Rabu, menyebutkan daerah itu menjadi salah satu yang akan menerima program cetak lahan sawah baru berdasarkan hasil audiensi Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dengan pemerintah pusat.
Baca juga: Puluhan hektare sawah di Rejang Lebong terdampak banjir
Baca juga: Mukomuko usulkan pembangunan irigasi untuk 1.000 hektare sawah
"Untuk cetak sawah saat ini kita masih berkoordinasi dengan pusat, mudah-mudahan dapat berjalan sesuai dengan harapan," ujar dia.
Terkait dengan besaran anggaran, ia mengaku belum diketahui dengan pasti, sebab masih dibahas oleh kementerian terkait.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait dengan program cetak sawah baru tersebut.
Ia menyebut Provinsi Bengkulu memiliki lahan yang bisa dikelola, salah satunya di Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.
Baca juga: Pengamat: Lahan dan teknologi jadi tantangan kedaulatan pangan
Baca juga: Bengkulu rencanakan cetak 800 hektare sawah baru di pulau terluar
Sementara itu, Pemerintah Kota Bengkulu juga berencana melakukan perluasan areal persawahan di wilayah tersebut pada tahun ini hingga mencapai 1.165 hektare.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bengkulu Adriansyah menerangkan, hal tersebut dilakukan guna mewujudkan swasembada pangan pada 2027 dengan menekankan solusi cepat yakni Perluasan Areal Tanam (PAT) yang telah digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
"Upaya PAT ini dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan kedepannya agar semakin lebih meningkat," ujar dia.
