Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengimbau masyarakat di daerah ini untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul gempa yang mengguncang Kota Bengkulu sebesar magnitudo 6,3.
Kepala BPBD Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi saat dihubungi dari Mukomuko, Jumat, mengatakan, terkait gempa bumi yang menguncang Kota Bengkulu sebesar 6,3 pada Jumat dini hari, Mukomuko terdampak cuma tidak terlalu besar.
"Imbauan dari kami tetap waspada, tenang istilahnya jangan terpancing isu gempa bumi tidak resmi karena ada instansi terkait seperti BMKG dan pemerintah daerah," katanya.
Wilayah barat daya, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, diguncang gempa pada Jumat dini hari dengan kekuatan yang dicatat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebesar magnitudo 6,3.
Ruri mengatakan, intinya masyarakat harus tetap waspada, tenang karena memang dalam kondisi sekarang ini perlu ke hati-hatian dan mitigasi mandiri yang paling utama.
"Kita BPBD selalu siap kalau terjadi bencana gempa bumi di daerah ini, tentu peralatan yang ada di instansi ini disesuaikan dengan eksisting di lapangan," ujarnya pula.
Dalam penanganan bencana alam termasuk gempa bumi ini, bukan hanya menjadi tugas BPBD Mukomuko saja, tatapi bersinergi dengan instansi terkait di daerah ini, diharapkan semoga tidak terjadi karena Mukomuko punya potensi gempa bumi.
Setelah kejadian gempa bumi di Kota Bengkulu, ungkapnya, ada koordinasi dengan BPBD Provinsi Bengkulu, dan mereka menanyakan dampak gempa bumi di Kota Bengkulu terhadap bangunan dan lainnya di wilayah Kabupaten Mukomuko.
"Mereka menanyakan apakah setelah kejadian gempa bumi ini ada dampak gempa tersebut terhadap warga dan bangunan yang ada di Kabupaten Mukomuko," ujarnya.
Kalau seandainya terjadi gempa bumi di daerah ini, instansinya pasti tidak tinggal diam, tetap berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Bengkulu.
