Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu membagikan air mineral kepada puluhan pengendara yang mengantre bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah tersebut.

Pembagian air mineral tersebut dilakukan sebab sejak beberapa hari terakhir terjadi antrean panjang di seluruh SPBU di Kota Bengkulu hingga beberapa kilometer.

Baca juga: Pemkot: Wisata Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu gratis untuk umum

"Kita melihat fenomena antrean BBM yang cukup panjang, terutama pengendara sepeda motor. Banyak ibu-ibu bahkan membawa anaknya. Mereka terpapar langsung panas matahari, debu, dan angin. Maka dari itu, kami berinisiatif membagikan air mineral sebagai bentuk perhatian," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang di Bengkulu, Selasa.

Ia menyebut, pihaknya telah menyiapkan puluhan dus air mineral untuk dibagikan kepada para pengendara di sejumlah titik SPBU di Kota Bengkulu.

Baca juga: Pelindo siap laksanakan penugasan normalisasi alur pelabuhan Bengkulu

Kegiatan pembagian air mineral tersebut dilakukan sebagai bentuk simpati dan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang terdampak langsung oleh antrean panjang BBM.

Lanjut Sahat, meskipun hanya membagikan air mineral, namun melihat antrean panjang yang dijalani oleh pengendara untuk mendapatkan BBM sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Air mineral memang tidak mahal, tapi kami melihat masyarakat sangat menghargainya. Banyak dari mereka tidak membawa bekal minum dan enggan meninggalkan kendaraan untuk membeli air. Jangan sampai mereka mengalami dehidrasi hanya karena harus mengantre BBM," terang dia.

Baca juga: Kepala BNPB apresiasi penanganan cepat daerah usai gempa di Bengkulu

Diketahui, saat ini harga eceran bahan bakar minyak (BBM) di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu berkisar antara Rp20 hingga Rp25 ribu per liter, sedangkan di Kabupaten Seluma telah tembus Rp30.000 per liternya.

Kelangkaan BBM di Kota Bengkulu saat ini disebabkan karena adanya pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu, dengan tertutupnya pintu alur akibat pasir yang terbawa masuk dari samudera membuat kapal tidak bisa keluar masuk ke dermaga pelabuhan, tidak terkecuali kapal pengangkut BBM milik Pertamina.



Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026