Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyiapkan satu desa menjadi Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Air Rami untuk menambah jumlah KSB di daerah yang berjuluk "Kapung Sati Ratau Batuah".
Kabid Rehabilitasi Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko Zoni Fourwanda saat dihubungi dari Mukomuko, Jumat, mengatakan, di Mukomuko ini sudah terbentuk sebanyak tujuh Kampung Siaga Bencana.
"Dari tujuh KSB ini, lima dibentuk pemda dan dua dibentuk Kemensos RI tahun 2024, dan ada tambah satu lagi di Desa Rami Mulya, Kecamatan Air Rami," katanya.
Sebanyak tujuh Kampung Siaga Bencana tersebut berada di Desa Pulau Makmur Kecamatan Ipuh, Desa Sari Bulan Kecamatan Air Dikit, Desa Lubuk Mukti Kecamatan Penarik.
Kemudian, Desa Selagan Jaya Kecamatan Kota Mukomuko, Desa Manjuto Jaya Kecamatan Air Manjuto, satuan pemukiman (SP) VII Desa Rawa Mulya, dan SP VIII Kecamatan Lubuk Pinang.
Dari sebanyak tujuh Kampung Siaga Bencana ini, kata dia, ada kampung siaga bencana alam banjir, gempa bumi disertai tsunami, dan bencana alam tanah longsor, dan bencana alam lainnya.
Dia menjelaskan, pemerintah daerah membentuk Kampung Siaga Bencana agar masyarakat di kampung atau desa ini siaga ketika dalam menghadapi bencana alam yang sering terjadi di wilayahnya.
Selain itu, kampung ini juga diharapkan bisa menjadi tempat yang paling aman ketika terjadi bencana alam karena persyaratan membentuk kampung ini salah satunya ada tempat untuk pengungsian.
Kemudian, ada gudang yang memadai untuk penyimpanan logistik bantuan baik dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.
Selama ini, kata dia, sejumlah stok logistik bencana yang ada di gudang instansi ini disalurkan kepada pengurus Kampung Siaga Bencana selanjutnya mereka yang membagikan bantuan kepada warga yang menjadi korban bencana alam.
Pewarta: Ferri AryantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.