Bengkulu (ANTARA) - Badan Pusat Statistik menyebutkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu pada triwulan II 2025 ini mencatatkan pertumbuhan 6,95 persen, angka tertinggi selama 3 tahun terakhir.

"Pertumbuhan ekonomi Bengkulu secara triwulanan (quarter-to-quarter) tumbuh 6,95 persen, ini mencatatkan pertumbuhan tertinggi dibandingkan triwulan lainnya dalam tiga tahun terakhir. Memang Bengkulu pernah mencapai 6 persen, cuma tidak sampai 6,95 persen," kata Kepala BPS Provinsi Bengkulu Win Rizal di Bengkulu, Selasa.

Pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2025, kata dia, dilatarbelangkangi ada beberapa kegiatan seperti hari besar keagamaan, liburan, dan Festival Tabut 2025.

Kegiatan tersebut, lanjut Win Rizal, mendorong perekonomian Bengkulu lebih tinggi lagi dibanding triwulan I yang dicatat sebesar minus 2,27 persen.

Menurut dia, hari besar keagamaan, liburan, dan Festival Tabut 2025 mampu mendorong sisi perdagangan, produksi dan konsumsi di Provinsi Bengkulu.

"Dari sisi produksi, lapangan usaha jasa lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 14,77 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 12,73 persen," kata dia.

Perekonomian Provinsi Bengkulu berdasarkan besaran produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II 2025 mencapai Rp28,46 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp14,60 triliun.

"Ekonomi Provinsi Bengkulu triwulan II 2025 dibandingkan triwulan II 2024 juga mengalami pertumbuhan sebesar 4,99 persen (yoy)," ujarnya.

Win Rizal mengatakan hilirisasi produk pertanian diyakini akan mengakselerasi, pertanian, pedagang dan konsumsi, hal tersebut tentu akan membuat pertumbuhan ekonomi jauh lebih tinggi lagi.



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026