Kota Bengkulu (ANTARA) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu - Lampung mengimbau seluruh masyarakat khususnya petani di Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara untuk berhati-hati saat beraktivitas di kebun guna mengantisipasi serangan beruang madu.
Hal tersebut dilakukan sebab, beberapa waktu lalu berdasarkan informasi dari masyarakat terdapat seekor beruang madu yang masuk dalam kebun karet dan kelapa sawit milik warga di Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.
"Iya beruangnya melintas saja (di kebun milik warga), karena ada replanting kebun karet jadi sawit, kita sudah mengimbau masyarakat sekitar agar hati-hati beraktivitas di kebun," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu-Lampung Said Jauhari di saat dihubungi via telpon, Jumat.
Ia menyebut bahwa petugas BKSDA Bengkulu hingga saat ini tidak memasang jebakan, sebab beruang madu tersebut tidak mengganggu petani dan hanya sekadar melintas.
Meskipun demikian, masyarakat di sekitar lokasi diimbau agar lebih waspada dan berhati-hati, serta dapat melakukan pengusiran terhadap beruang madu tersebut secara mandiri dengan menggunakan bunyi-bunyian.
Namun, jika beruang tersebut telah mengganggu aktivitas, maka masyarakat diminta untuk segera melaporkan hal tersebut ke petugas terdekat untuk ditindaklanjuti.
"Kalau beruang tetap masih mengganggu agar masyarakat lapor ke petugas terdekat, kita tetap memantau perkembangannya," terang Said.
Sebelumnya, pada awal 2025 BKSDA Bengkulu - Lampung menurunkan tim khusus untuk memasang perangkap guna melakukan evakuasi terhadap beruang madu yang berada di area perkebunan milik warga Desa Padang Tambak Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah.
"Kami menurunkan tim patroli untuk melakukan pengecekan dan akan memasang perangkap untuk mengevaluasi beruang madu tersebut," sebut Kepala Satuan Polisi Hutan BKSDA Bengkulu - Lampung Pirmansyah.
Untuk lokasi kemunculan beruang madu tersebut merupakan habitat aslinya, namun karena kemunculannya membuat resah warga sekitar maka BKSDA menurunkan tim khusus.
Sebagai informasi, beruang madu berukuran besar muncul di perkebunan milik warga yang tidak jauh dari pemukiman masyarakat di Desa Padang Tambak Kabupaten Bengkulu Tengah.
Selain itu, kemunculan beruang madu tersebut juga berada tidak jauh dari pemukiman masyarakat, sehingga warga sekitar takut jika hewan tersebut dapat menyerang sewaktu-waktu.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026