Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu mencatat layanan administrasi kependudukan (Adminduk) pada Sabtu dan Minggu beberapa waktu lalu sebanyak 500 lebih warga memanfaatkan program tersebut.

"Lebih dari 500 warga Kota Bengkulu telah memanfaatkan layanan Adminduk pada hari libur tepatnya Sabtu dan Minggu," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu Widodo di Bengkulu, Senin.

Ia menyebut 500 lebih warga Kota Bengkulu tersebut memanfaatkan program layanan Sabtu dan Minggu untuk mengurus pindah tempat tinggal, kartu keluarga (KK), kartu identitas anak (KIA), perekaman kartu tanda penduduk, pencetakan KTP, penerbitan akta kematian, serta akta kelahiran.

Dengan banyaknya masyarakat di Kota Bengkulu yang memanfaatkan layanan Adminduk saat hari libur tersebut, pihaknya memastikan jika program tersebut akan terus berjalan.

"Setiap Sabtu dan Minggu kita terus melayani belasan hingga puluhan masyarakat yang mengajukan pembuatan administrasi kependudukan," ujar dia.

Widodo menerangkan layanan Adminduk pada Sabtu dan Minggu akan terus beroperasi guna meningkatkan pelayanan bagi masyarakat di wilayah tersebut guna memaksimalkan pelayanan.

Sebab, setelah program M to M (mesin ke mesin) telah diberhentikan sesuai dengan arahan Direktorat Jenderal Dukcapil RI sehingga aksi jemput bola atau pelayanan perekaman di sekolah sekolah tidak dapat dilakukan kembali.

Pada pelayanan administrasi kependudukan pada Sabtu dan Minggu gratis tanpa dipungut biaya apapun, jika masyarakat menemukan adanya kegiatan pungutan liar (pungli) dapat segera melaporkan ke pihak terkait seperti Kepala Dinas Dukcapil ataupun pihak kepolisian.

Untuk pelayanan pada hari libur kerja tersebut mulai diterapkan pada Minggu ini dengan jam pelayanan yaitu 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.



Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026