Kota Bengkulu (ANTARA) - Satlantas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus tabrak lari yang menyebabkan korban tewas di tempat.
"Saat ini saksi mata (kasus tabrak lari) masih dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP) di Mapolresta Bengkulu," kata Kasat Lantas Polresta Bengkulu AKP Aan Setiawan di Kota Bengkulu, Rabu.
Baca juga: Polresta periksa Kadis DKP Kota Bengkulu terkait kasus tabrak lari
Ia menyebut bahwa untuk sejumlah saksi yang diperiksa hari ini (Rabu, 20/8) merupakan saksi yang berada di lokasi kejadian.
Sedangkan untuk pemeriksaan terhadap saksi kunci yang merupakan istri korban hingga saat ini belum dilakukan karena keluarga korban masih berduka.
"Saksi kunci istrinya saja belum kita sentuh karena lagi berduka kasus laka lantas ini bukan kasus kriminal murni, jadi harus berproses demi kemanusiaan juga," terang dia.
Sementara itu, hingga saat ini Polresta Bengkulu masih melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kota Bengkulu Tarzan Naidi.
Untuk kendaraan yang digunakan pelaku tersebut merupakan kendaraan dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu jenis Innova warna biru yang sempat ditutup dengan terpal oleh pelaku di kediamannya.
Baca juga: Pemkot Bengkulu tunggu proses hukum kasus tabrak lari oleh kepala dinas
Kronogi kejadian tersebut berawal ketika kendaraan plat merah dari arah Pantai Pasir Putih menuju Pantai Panjang tepatnya Sport Center Kota Bengkulu.
Namun, saat berada di belakang Mal Bencoolen, pelaku yang membawa kendaraan dalam kondisi kecepatan tinggi ingin menyalip kendaraan di depannya.
"Saat akan menyalib kendaraan di depannya sebelah kanan, namun karena kondisi kendaraan sedang ramai maka langsung ke arah kiri dan tidak terkendali sehingga korban tertabrak pelaku yang langsung membanting stir sehingga menabrak tiang," ujar dia.
Sementara itu, terang Aan, berdasarkan keterangan pelaku melarikan diri karena menghindari kemarahan massa dan kasus tersebut terungkap setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat dan hasil CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Sebelumnya, pejalan kaki yaitu Adi Afrianto warga Kelurahan Pagar Dewa Kota Bengkulu menjadi korban tabrak lari yang mengakibatkan dirinya meninggal dunia.
