Mukomuko (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, akan mengumpulkan semua Ketua Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih guna menyamakan persepsi terkait jenis usaha yang dibangun desa dan dikelola lewat program kopdes ini. 

Kepala Bidang Perindustrian, Koperasi, dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Mukomuko, Denni Haryadi, di Mukomuko, Rabu, mengatakan, pihaknya berencana mengumpulkan seluruh ketua kopdes, seluruh kades dan camat se-Kabupaten Mukomuko. 

"Kami mau mengadakan pertemuan dan rapat dengan semua kopdes, selanjut sharing karena ada ketua kopdes yang ragu jenis usaha yang dijalankan dan kapan koperasinya bisa berjalan," katanya.

Dalam pertemuan ini, kata dia, kopdes bisa sharing atau dengar pendapat baik dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mukomuko serta pihak lain yang terkait dengan kegiatan usaha yang dijalankan oleh kopdes ini.

Dalam pertemuan ini, instansinya juga mengundang beberapa perusahaan di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Leading sektor pertamina untuk usaha gas LPJ, PT Pupuk Indonesia, dan Bulog.

Selanjutnya, yang dibahas dalam pertemuan nantinya apa menjadi pertanyaan kopdes, yakni mekanisme selanjutnya untuk membuka usaha gas LPG.

Dalam usaha ini, kopdes ini bertindak sebagai apa. Apakah mereka sebagai distributor atau agen dan pangkalan gas LPG.

Selain itu, dalam pertemuan ini nantinya, instansinya juga mengundang pihak perbankan seperti Bank Mandiri, BRI, BSI untuk mempertanyakan terkait penyaluran dana untuk modal usaha kopdes.

Sebelumnya, pengurus kopdes percontohan menggunakan anggunan seperti sertifikat untuk memperoleh pinjaman modal usaha dari pihak perbankan.

Kalau sekarang ini, kata dia, kemungkinan tidak ada lagi menggunakan anggunan untuk mendapatkan modal usaha, tetapi terkait hal itu menunggu petunjuk dari pusat.

Untuk sementara ini, sudah ada beberapa kopdes yang berjalan, dan kebanyakan mereka lebih tertarik ke gas LPG dam seperti usaha kopdes di di Kelurahan Kota Jaya mengambil karcis untuk pedagang yang berjualan di pasar.

Sebenarnya, kata dia, banyak kopdes yang mau mulai usaha, dan sebenarnya dari mereka tidak seluruhnya menunggu modal dari bank.

Sebanyak 151 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Mukomuko yang tersebar di 148 desa dan tiga kelurahan di 15 kecamatan daerah ini. 

 



Pewarta: Ferri Aryanto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026