Ia menambahkan, kawasan tersebut juga cocok untuk wisata keluarga maupun anak muda yang ingin bersantai karena banyak tersedia spot foto menarik dengan suasana damai.
Zazkia (29), wisatawan asal Empat Lawang, juga memilih datang bersama keluarganya. Ia menilai wisata Gunung Dempo tidak hanya menyuguhkan pemandangan, tetapi juga memberi pengalaman edukatif bagi anak-anak.
“Anak-anak jadi tahu bagaimana teh dipanen langsung dari kebunnya. Mereka bisa melihat petani memetik daun teh dengan cara tradisional. Ini pengalaman yang jarang bisa didapatkan di kota,” tuturnya.
Baca juga: Pemkab Rejang Lebong luncurkan venue paralayang di lokasi wisata
Baca juga: Menyusuri keindahan hutan mangrove di Teluk Sulaiman, Kalimantan Timur
Ia menambahkan, keberadaan kebun teh di kaki Gunung Dempo menjadi daya tarik utama bagi keluarganya. Anak-anak, kata dia, mendapat pengetahuan baru mengenai proses pengolahan teh. Mereka jadi memahami bahwa sebelum teh sampai ke gelas, ada proses panjang mulai dari pemetikan hingga pengolahan.
Selain itu, Zazkia mengungkapkan suasana sejuk dan asri membuat keluarganya betah berlama-lama. Anak-anak bisa bebas berlari di area yang luas, sementara orang tua dapat menikmati udara segar sambil bersantai.
Pewarta: Lira MelaniEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.