“Hawanya segar, anak-anak bisa bebas berlari di area yang luas, dan kami merasa lebih dekat dengan alam. Tempat ini benar-benar cocok untuk wisata keluarga,” ujarnya.
Selain keindahan alam dan kebun teh, wisatawan juga dapat melihat langsung kehidupan masyarakat sekitar. Petani setempat yang ramah kerap menyapa pengunjung, bahkan sesekali mengajak berbincang mengenai hasil kebun mereka.
Hal itu, menurut Zazkia, menambah kesan hangat dari kunjungannya. Ia juga sempat diajak mencoba memetik teh meski hanya sebentar, dan pengalaman itu dianggapnya sangat berkesan.
Meski akses jalan menuju kawasan Gunung Dempo cukup baik, sebagian pengunjung berharap adanya peningkatan fasilitas umum. Namun, bagi Andi maupun Zazkia, keindahan alam yang tersaji sudah cukup untuk membuat mereka ingin kembali.
Baca juga: Kunjungan wisata alam Gunung Rinjani kembali dibuka 11 Agustus 2025
Baca juga: Pemkot Bengkulu ajak warga kolaborasi jaga wisata Pantai Panjang
“Kalau fasilitas lebih diperbanyak pasti bagus, tapi buat saya pribadi, alamnya sudah sangat memuaskan. Jarang ada tempat dengan suasana seindah ini,” kata Andi.
Dengan perpaduan panorama kebun teh, udara pegunungan yang sejuk, serta pengalaman edukatif yang ditawarkan, Gunung Dempo terus mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Sumatera Selatan.
Geliatkan pariwisata Rawa Pening melalui lomba dayung
Pewarta: Lira MelaniEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026