Rabu, 18 Oktober 2017

Indonesia Ikuti Pameran Makanan Terbesar Di Afrika Barat

id Indonesia, Afrika
Indonesia Ikuti Pameran Makanan Terbesar Di Afrika Barat
Antarabengkulu.com (Foto Antarabengkulu.com)
Jakarta (Antara) - Sejumlah perusahaan dari Indonesia mengikuti pameran terbesar bidang makanan dan minuman di Afrika Barat "Food West Africa 2017".

Berdasarkan keterangan pers yang diterima Antara dari Kedutaan Besar RI Abuja, Jakarta, Jumat, keempat perusahaan Indonesia yang mengikuti pameran tersebut adalah PT Pronas, PT Kokola, PT Air Mancur, dan PT Kareem International.

Selama para pengusaha berada di Nigeria, KBRI Abuja dan ITPC Lagos memberikan sejumlah fasilitasi diantaranya rekomendasi visa, mengatur tempat pertemuan dengan rekan kerja, dan memfasilitasi komunikasi dengan importir di beberapa negara bagian di Nigeria seperti Kano, Abuja, dan Lagos.

Per tanggal 23 Mei 2017, jumlah pemesanan dan potensi kontrak kerja sama terhadap keempat perusahaan tersebut berjumlah sekitar Rp37,7 miliar.

"Angka tersebut masih belum final dan masih dapat terus bertambah. Hal ini mengingat para pengusaha tersebut akan tetap berada di Nigeria hingga akhir bulan ini," kata Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Abuja, Dwiyatna Widinugraha.

Dengan difasilitasi oleh Kedutaan Besar RI Abuja dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Lagos, keempat perusahaan Indonesia tersebut berhasil menarik minat para pengunjung pameran itu yang berlangsung di Lagos pada 17-19 Mei 2017.

Pameran itu diikuti oleh 150 peserta domestik dan internasional, serta dikunjungi oleh sekitar 7.500 pengunjung yang sebagian besar merupakan undangan dari kalangan importir.

Usai pameran berlangsung, para perwakilan keempat perusahaan tetap berada di Nigeria untuk melakukan sejumlah negosiasi dengan importir bidang makanan dan minuman.

Adapun produk Indonesia yang diminati dalam pameran tersebut antara lain produk herbal, daging olahan kemasan, biskuit, madu, dan minuman instan.

Sebagai negara dengan populasi sekitar 191 juta jiwa terbesar di Afrika, Nigeria merupakan pasar potensial bagi produk makanan dan minuman.

Hal ini juga didorong dengan tingkat ketergantungan Nigeria yang tinggi dari impor produk makanan dan minuman.

Pada 2016, impor produk makanan dan minuman Nigeria tercatat senilai 2,5 miliar dolar AS.

Dengan kelancaran dan kesuksesan partisipasi Indonesia pada Food West Afrika 2017, KBRI Abuja dan ITPC Lagos mengajak para pengusaha Indonesia bidang makanan dan minuman untuk ikut berpartisipasi dalam Food West 2018 yang rencananya akan dilaksanakan pada minggu ketiga Mei 2018. ***3***

Editor: Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga