Selasa, 17 Oktober 2017

Ternak Rejang Lebong Diklaim Aman Dari Penyakit

id Ternak, Rejang Lebong
Ternak Rejang Lebong Diklaim Aman Dari Penyakit
Peternak sapi bali di Rejang Lebong sedang menggiring ternaknya untuk dijual ke pasar hewan di daerah itu. (Foto Antarabengkulu.com/Nur Muhammad)
Rejang Lebong (Antara) - Pusat Kesehatan Hewan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengklaim ternak yang dihasilkan peternak di daerah itu saat ini paling aman dari serangan penyakit.

Kepala UPTD Puskeswan Curup, drh Firi Asdianto, di Rejang Lebong, Rabu, mengatakan hewan ternak yang dipelihara peternak di daerah itu paling aman se-Provinsi Bengkulu lantaran dipelihara dalam kandang bukan dilepasliarkan serta dalam pengawasan petugas peternakan.

"Ternak asal Kabupaten Rejang Lebong ini paling aman se Provinsi Bengkulu, karena sistem pemeliharaannya di kandang. Berbeda dengan di Kabupaten Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur, Bengkulu Utara, dimana ternaknya rentan terserang penyakit karena dilepasliarkan," katanya.

Hewan ternak yang dipelihara dialam liar tersebut kata dia, baik itu ternak sapi, kerbau atau kambing bahkan ternak kecil seperti ayam, itik dan lainnya mudah terserang penyakit karena tidak dapat mengontrol makanan yang dimakan ternak. Selain itu juga pakan yang dimakan juga tidak diketahui tercemar bahan berbahaya atau tidak.

"Contohnya kalau dihulu ada hewan yang mati, kemudian bangkaianya dibuang ke sungai dan dibagian hilir ada ternak lain yang meminum air sungai maka ternak itu bisa terkena penyakit," ujarnya.

Sementara untuk pemeliharaan ternak dengan sistem kandang tambah dia, jika terjadi serangan penyakit maka penyakit itu tidak akan menyebar ke ternak lainnya karena terlokasir hanya pada satu tempat saja, sehingga menurutnya hal ini lah yang menyebabkan ternak yang ada di Rejang Lebong aman dari serangan penyakit.

Untuk mengantisipasi adanya penyebaran penyakit pada hewan ternak seperti sapi dan kerbau pihaknya secara rutin turun kelapangan guna memantau perkembangan ternak yang ada di masing-masing kelompok peternak tersebar dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong.

Sejauh ini jumlah kelompok peternak yang mereka bina mencapai 11 kelompok peternak baik jenis sapi maupun kambing dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan populasi ternak dengan melakukan penyuluhan tatacara beternak yang baik, mulai dari pemberian pakan yang baik, pembersihan kandang hingga pemeriksaan kesehatan ternak secara rutin.***3***

Editor: Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga