Bengkulu (ANTARA) - Proyek revitalisasi Taman Remaja Bengkulu yang pernah digadang sebagai ikon baru ruang terbuka hijau kini masih menjadi tanda tanya. Hingga pertengahan 2025, pembangunan taman yang berada di jantung Kota Bengkulu itu terlihat belum ada perkembangan menjanjikan. Harapan warga akan hadirnya ruang publik modern pun tergantung di udara, belum ada kepastian.

Menilik ke belakang, Taman Remaja memiliki sejarah panjang. Dibangun sejak 1980-an, taman ini dulu menjadi pusat hiburan rakyat. Wahana permainan sederhana, panggung kesenian, dan area nongkrong membuatnya selalu ramai, terutama pada akhir pekan.

Generasi kelahiran 1990-an hingga awal 2000-an masih menyimpan kenangan indah tentang tempat ini. Namun seiring waktu, kondisinya kian terbengkalai hingga pemerintah merencanakan revitalisasi. Sayangnya, rencana itu kini berhenti di tengah jalan.

Taman Remaja, Kota Bengkulu, awal September 2025. (ANTARA/ Mifta Bunga Anggraini)

Pantauan di lapangan memperlihatkan wajah muram taman yaitu pagar proyek berkarat, material bangunan terbengkalai, fasilitas rusak, hingga jalan berlubang.

Rumput liar menutup sebagian area. Rina (27 tahun) berharap pemerintah daerah bisa membangun kembali Taman Remaja sebagai salah satu tempat rekreasi dan edukasi warga Kota Bengkulu.

Baca juga: Pemkot Bengkulu ajukan pengelolaan Taman Remaja ke pemprov
Baca juga: Pemprov diminta serius urus Taman Remaja

“Kami dulu senang sekali saat mendengar taman ini akan direvitalisasi. Katanya mau dibuat bagus seperti taman kota di daerah lain. Tapi sekarang malah gelap dan menyeramkan,” kata warga Panorama tersebut.

Belum ada kejelasan nasib taman ini memberi dampak pedagang kecil.



Pewarta: Mifta Bunga Anggraini
Editor : Anom Prihantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026