Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Hendri Praja menyatakan seorang kepala sekolah bukan hanya berperan sebagai administrator, tetapi juga pemimpin yang mampu menggerakkan perubahan di sekolah masing-masing.
"Seorang kepala sekolah harus mampu menggerakkan perubahan di sekolah masing-masing. Kepala sekolah harus mampu membangun lingkungan belajar yang aman, inklusif, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan. Pastikan kurikulum berjalan sesuai kebutuhan zaman," kata dia saat melantik 19 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Pemkab Rejang Lebong, Selasa.
Dia menjelaskan Pemkab Rejang Lebong akan terus mendukung upaya peningkatan pendidikan melalui program-program pembangunan sekolah, kemudian peningkatan kapasitas guru, serta pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah.
"Pengangkatan jabatan kepala sekolah ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar dalam mencetak generasi penerus bangsa. Kepala sekolah adalah motor penggerak yang menentukan maju mundurnya kualitas pendidikan di satuan pendidikan," katanya menegaskan.
Menurut dia, pengangkatan dan pemberhentian kepala sekolah itu telah diatur dalam Sistem Informasi Manajemen Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Pendidikan (SIM KSPSTK) yang terintegrasi dengan aplikasi "Integrated Mutasi" Badan Kepegawaian Negara atau I-MUT BKN.
Dengan sistem digital ini diharapkan proses pengangkatan, pemberhentian dan mutasi jabatan pegawai negeri sipil dapat dilaksanakan sesuai dengan norma, standar, prosedur dan kriteria, sesuai dengan yang diamankan Undang-undang tentang ASN.
Dia juga berpesan agar para kepala sekolah untuk menunjukkan kepemimpinan yang amanah, adil, dan visioner, sekaligus memperkuat lingkungan sosial yang baik. Pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran juga menjadi sorotan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong Zakaria Efendi menjelaskan para kepala sekolah yang dilantik ini terdiri atas 14 orang sebagai kepala sekolah tingkat SD dan lima orang sebagai kepala sekolah tingkat SMP.
"Mereka yang dilantik ini untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah. Nantinya masih ada 50 an lagi jabatan kepala sekolah tingkat SD dan SMP yang akan dilantik, saat ini sekolah-sekolah itu masih dijabat oleh Plt kepala sekolah," kata Zakaria.
