Jakarta (ANTARA) - Organisasi relawan PILAR 08 melaporkan sejumlah akun buzzer ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/10), terkait dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, dan meme provokatif yang ditujukan kepada Menteri ESDM yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina PILAR 08 Bahlil Lahadalia.

Ketua Umum PILAR 08 Kanisius Karyadi mengatakan berdasarkan pantauan PILAR 08, ditemukan beberapa akun buzzer dengan pola masif penyebaran konten terkoordinasi yang berisi informasi palsu atau sesat dengan mengedit foto dan video dalam bentuk meme bersifat kebencian menggunakan bahasa provokatif, yang dirancang untuk memancing kemarahan publik serta pembunuhan karakter.

"Tindakan para terlapor tersebut justru mengajak dan menghasut masyarakat membenci Pak Bahlil Lahadalia terlihat jelas peningkatan serangan verbal ke ranah pribadi secara individu dengan meningkatnya polarisasi di ruang publik," ucap Kanisius dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, tindakan itu bukan bagian dari upaya kritik terkait kebijakan Bahlil sebagai pejabat publik, akan tetapi tindakan tersebut merupakan upaya menghasut permusuhan dan kebencian kepada Dewan Pembina PILAR 08.

Sementara itu, Sekjen PILAR 08 Arianto Burhan Makka mengaku menghormati kebebasan berekspresi, namun fitnah dan ujaran kebencian yang mengancam reputasi serta ketertiban publik tidak dapat ditoleransi.

"Persoalan seperti ini tidak hanya mencederai martabat individu yang menjadi sasaran, tetapi juga mengancam tatanan demokrasi, merusak kepercayaan publik, dan berpotensi memicu konflik sosial," ujar Arianto.

Selain itu, kata dia, tindakan tersebut juga berdampak perundungan siber alias cyberbullying terhadap anak, istri, keluarga, sahabat, teman, organisasi, dan institusinya, yang disebarkan mengandung klaim faktual yang salah, kata-kata bernada kebencian, dan materi visual yang menghasut tanpa dasar verifikasi.

Dia menilai dalam fakta sebenarnya, sudah banyak prestasi dan keberhasilan Bahlil selama menjabat sebagai Menteri, sesuai dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menuju Indonesia Generasi Emas dengan pencapaian manfaat langsung bagi masyarakat terutama di sektor energi, hilirisasi sumber daya alam, dan ketahanan energi nasional.



Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026