Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mendorong percepatan pengembangan Kawasan Industri Pulau Baai sebagai gerbang ekonomi utama daerah masa depan.
"Pentingnya penyelarasan visi dan misi antarinstansi untuk mempercepat pengembangan kawasan industri ini," kata Asisten II Setda Provinsi Bengkulu RA Denni, di Bengkulu, Selasa.
Dia mengatakan saat ini Pemprov Bengkulu bersama pihak terkait sedang mengupayakan proses penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk kawasan tersebut.
"Mohon kiranya ada progres dari revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), agar dapat disesuaikan dengan kondisi terkini Pulau Baai dan mempercepat pengembangannya," kata Denni dalam rapat Koordinasi Pengelolaan Kawasan Industri Pulau Baai Bengkulu.
Untuk percepatan, dia juga menekankan perlunya pemetaan kawasan potensial yang dapat menjadi titik tumbuh industri strategis guna memperkuat sektor ekonomi daerah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Bengkulu Yuliswani menyampaikan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait berkolaborasi dalam menyiapkan kelengkapan administrasi dan teknis, agar Pulau Baai siap bertransformasi menjadi kawasan industri yang terintegrasi.
"Sumber daya manusia juga harus dipersiapkan, sehingga ketika industri mulai tumbuh, tenaga kerja kita sudah siap pakai," kata Yuliswani.
Pengembangan Kawasan Industri Pulau Baai diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pendapatan daerah serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Bengkulu.
Kawasan Industri Pulau Baai Bengkulu juga diharapkan dapat menjadi salah satu gerbang ekonomi Pulau Sumatera apalagi ketika jalur tol Bengkulu ke lintas tengah Pulau Sumatera rampung dibangun.
Pewarta: Boyke Ledy WatraUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026