Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyiapkan anggaran untuk pembangunan drainase atau saluran air di tiga titik rawan banjir di wilayahnya sebesar Rp3,7 miliar.
Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri seusai melakukan titik nol proyek pembangunan tiga drainase di Rejang Lebong, Selasa, mengatakan tiga lokasi yang mendapat alokasi kegiatan pembangunan drainase itu hampir setiap tahun terkena banjir akibat meluapnya saluran pembuangan.
"Drainase yang dibangun ini bukan sekadar memperbesar saluran atau membangun baru, tapi bagaimana sistem drainase bisa bekerja dengan baik, sehingga tidak terjadi banjir lagi," kata dia yang didampingi Wakil Bupati Hendri Praja dan Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan.
Dia menjelaskan anggaran pembangunan drainase di tiga lokasi tersebut sudah disiapkan dalam APBD Rejang Lebong 2025 dengan total mencapai Rp3,7 miliar.
Tiga lokasi yang menjadi banjir langganan akibat meluapnya saluran pembuangan ini, kata dia, adalah depan Kantor Kemenag Rejang Lebong di Jalan S Sukowati, Curup; Gang Cokro, depan MAN Rejang Lebong di Kelurahan Talang Rimbo Baru; dan Simpang Lebong, Kelurahan Jalan Baru, yang selalu meluap saat hujan turun.
Selain melakukan perbaikan atau pembangunan saluran pembuangan di daerah itu Pemkab Rejang Lebong juga menyiapkan beberapa langkah teknis dalam penanganan banjir tahunan seperti pembersihan dan normalisasi saluran pada tiga titik utama.
Lalu, pemetaan ulang kondisi drainase, meliputi kapasitas, kemiringan, dan daya tampung, sosialisasi gotong royong warga untuk menjaga kebersihan saluran, koordinasi lintas instansi, termasuk PUPR, BPBD, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan.
"Selain didukung dengan infrastruktur yang memadai, kami berharap kesadaran masyarakat juga bisa ditingkatkan. Mari kita lebih peduli dengan lingkungan, jangan membuang sampah sembarangan, apalagi di saluran pembuangan agar Rejang Lebong terbebas dari yang namanya banjir," tegasnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rejang Lebong Hary Eko Purnomo menjelaskan anggaran yang disiapkan untuk pembangunan drainase tersebar di tiga titik ini sebesar Rp3,7 miliar.
Pengerjaannya dilakukan oleh tiga rekanan berbeda dengan target pengerjaan sudah selesai pada 29 Desember 2025.
"Pembangunan drainase di Jalan S Sukowati dianggarkan sebesar Rp1 miliar, kemudian di Kelurahan Talang Rimbo Baru sebesar Rp1,6 miliar, dan Jalan Baru Simpang Lebong sebesar Rp1,1 miliar. Tiga lokasi pembangunan drainase ini semuanya menjadi prioritas karena sering menyebabkan genangan saat hujan deras," kata Eko.
