Bengkulu (ANTARA) - Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyatakan pembangunan Jalan Simpang Air Lang-Desa Pelalo, Kabupaten Rejang Lebong dengan panjang lebih kurang enam kilometer yang tinggal tahap finalisasi dan segera rampung hingga nantinya memudahkan masyarakat mengangkut hasil panen
"Jalan Simpang Air Lang – Desa Pelalo sejauh sekitar 5–6 kilometer ini kita tuntaskan tahun ini agar para petani kopi lebih mudah mengangkut hasil panen," kata Wakil Gubernur Mian di Bengkulu, Minggu.
Pekerjaan jalan sepanjang kurang lebih 5-6 kilometer itu kata dia kini telah memasuki tahap akhir dan tinggal dilakukan pengecekan terhadap ketebalan aspal yang telah dikerjakan.
Jalan yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat, termasuk memudahkan masyarakat mendistribusikan hasil pertanian mereka.
Dengan akses yang lebih baik, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap mampu mengakselerasi perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang akhirnya juga membuat perekonomian daerah juga menjadi lebih baik.
Wakil Gubernur Bengkulu Mian.pun meninjau langsung progres pekerjaan jalan Simpang Air Lang-Desa Pelalo, Kabupaten Rejang Lebong, pada Jumat (24/10)
Salah seorang petani kopi Desa Pelalo Harmancup menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas perhatian dan upaya dalam memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah mereka.
"Terima kasih kepada pak gubernur dan pak wakil gubernur. Sekarang jalan daerah kami sudah bagus," ucapnya.
Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu menyebutkan perekonomian Bengkulu pada Triwulan II-2025 tumbuh sebesar 4,99 persen (yoy).
"Provinsi Bengkulu perekonomian ditopang oleh sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, distribusinya terhadap ekonomi Bengkulu itu 31 persen, cukup besar, namun untuk industri pengolahannya (hilirisasi) masih minim," kata Kepala BPS Provinsi Bengkulu Win Rizal.
