Jakarta (ANTARA) - Bayern Muenchen menyatakan mantan bek Jerome Boateng tidak akan kembali ke klub itu untuk menjalani praktik kerja kepelatihan setelah mendapat diprotes oleh penggemar.
“Dalam pembicaraan yang konstruktif antara FC Bayern dan Jerome Boateng pekan ini, diputuskan bahwa Jerome Boateng tidak akan menjalani praktik kerja kepelatihan di FC Bayern. Jerome merasa sangat terikat dengan FC Bayern dan tidak ingin klub dirugikan akibat perdebatan kontroversial seputar dirinya,” tulis Bayern dalam lamannya pada Minggu.
Menurut laporan harian Merkur, pelatih Bayern Vincent Kompany sebelumnya menawarkan Boateng kesempatan mengikuti “praktik kerja kepelatihan selama beberapa pekan” dalam konferensi pers padan September.
Namun, setelah muncul penolakan dari suporter, klub ini mengumumkan tidak dilanjutkan rencana itu.
Penolakan itu dipicu oleh putusan pengadilan Muenchen pada 2024, yang menyatakan Boateng bersalah atas penganiayaan terhadap mantan kekasihnya pada 2018.
Ia dijatuhi hukuman peringatan dan denda 200.000 euro. Dia juga diwajibkan menyumbangkan 100.000 euro untuk kegiatan amal, namun tidak mendapat catatan kriminal sebagai hasil dari putusan tersebut.
Putusan itu merupakan hasil banding Boateng setelah pengadilan Muenchen pada 2021 menyatakan dia bersalah atas kekerasan dalam rumah tangga. Boateng membantah dakwaan itu.
