Lubuk Basung (ANTARA) - Sejumlah petani Koto Tinggi Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menggunakan spanduk bergambar harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) di kebun mereka untuk menghalau monyet ekor panjang dan beruk yang mengganggu tanaman mereka.
"Saya memasang dua spanduk bergambar harimau sumatera berukuran 1x1,5 meter persegi," kata salah seorang warga Koto Tinggi Yenedi di Lubuk Basung, Minggu.
Ia mengatakan dua spanduk dipasang di lokasi lahan perkebunan jahe, pisang dan lainnya.
Spanduk itu untuk mengantisipasi tanaman dimakan atau dirusak oleh hama tanaman berupa monyet ekor panjang dan beruk di lahan seluas sekitar empat hektare.
"Tanaman saya banyak diganggu oleh hama tanaman dan berharap ini bisa mencegah gangguan hama tanaman, sehingga hasil bakal melimpah nantinya," katanya.
Ia mengakui cara menghalau pengganggu kebun itu diperoleh dari petani di Pasia Pangerean, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Dimana petani di daerah tersebut memakai spanduk untuk mencegah gangguan hama tanaman dan tanaman mereka terlindungi dari hama tersebut.
Sementara Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat Ade Putra mengatakan sebagian masyarakat di Koto Tinggi, Nagari Ampek Koto Palembayan, Agam secara manduru mencetak spanduk bergambar harimau sumatera yang dipasang di kebunnya.
