Jakarta (ANTARA) - Pelatih Arsenal Mikel Arteta menyebut kemenangan 1–0 atas Crystal Palace di Stadion Emirates sebagai kemenangan terpenting musim ini lantaran memperpanjang catatan tujuh kemenangan beruntun dan memperlebar jarak di puncak klasemen Liga Inggris.
“Saya sangat senang dengan kemenangan ini,” ujar Arteta dikutip dari laman resmi klub di Jakarta, Senin.
“Saya baru saja mengatakan kepada para pemain bahwa ini mungkin kemenangan terbesar yang kami raih musim ini. Rasanya seperti langkah maju yang sangat penting bagi kami.”
Arteta menilai kemenangan tersebut menunjukkan kematangan tim yang semakin berkembang. Arsenal sukses menaklukkan tiga lawan yang membuat mereka kehilangan poin pada musim lalu, yakni Newcastle, West Ham, dan Fulham, sebelum akhirnya menundukkan Palace yang tampil disiplin.
“Kami tahu mereka sulit dibongkar, jadi kami harus sangat sabar dan tidak frustrasi. Saya senang tim menunjukkan kedewasaan itu,” katanya.
Arsenal kini mencatat lima laga tanpa kebobolan secara beruntun, termasuk kemenangan atas Palace yang diraih meski kehilangan bek William Saliba di babak pertama.
Pemain muda Cristhian Mosquera tampil solid sebagai pengganti, sementara Piero Hincapie menjalani debut kandang dengan impresif. Arteta turut memuji daya adaptasi barisan belakangnya.
“Melihat cara kami bertahan dan menutup setiap celah lawan membuat saya sangat bangga,” ucap pelatih asal Spanyol itu.
“Mosquera luar biasa, dia baru satu tahun bermain di La Liga sebelum datang ke sini dan langsung beradaptasi dengan tuntutan besar. Hincapie juga menunjukkan agresivitas dan komitmen yang luar biasa. Penonton pasti akan mencintainya.”
Jalannya pertandingan vs Crystal Palace
Pada pertandingan ini kemenangan Arsenal atas Crystal Palace hadir berkat gol semata wayang yang dicetak oleh Eberechi Eze di menit 39, demikian catatan Premier League.
Berkat kemenangan ini Arsenal kokoh di peringkat pertama klasemen sementara Liga Inggris dengan 22 poin dari sembilan pertandingan, unggul empat poin dari Bournemouth di posisi kedua.
Di sisi lain, kekalahan membuat Crystal Palace turun ke peringkat 10 klasemen sementara Liga Inggris dengan 13 poin dari sembilan pertandingan yang sudah dijalani.
Secara statistik Arsenal lebih unggul dibanding Crystal Palace pada pertandingan ini dengan 60 persen penguasaan bola dan melepaskan total 10 tendangan yang tiga di antaranya tepat sasaran.
Arsenal berupaya mengambil inisiatif menyerang ketika pertandingan dimulai, sementara Palace lebih memperagakan sepak bola reaktif dengan mengandalkan serangan balik.
Salah satu serangan balik yang membahayakan dari Palace adalah kerja sama dari Jean-Phillipe Mateta dengan Daniel Munoz, namun dapat digagalkan David Raya dan ternyata lebih dulu terjadi offside.
Arsenal berbalik memberikan ancaman melalui tendangan yang dilepaskan oleh Leandro Trossard setelah menerima umpan Viktor Gyokeres, namun bola dapat diamankan kiper Dean Henderson.
Selanjutnya Arsenal dapat unggul terlebih dahulu pada menit 39 setelah umpan dari Gabriel Magalhaes dapat dimaksimalkan menjadi gol oleh Eberechi Eze sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Memasuki babak kedua, Arsenal kembali memperagakan permainan menyerang dan menciptakan peluang lewat sundulan dari Gabriel yang masih dapat dihalau Henderson.
Selanjutnya giliran Bukayo Saka yang menciptakan peluang untuk Arsenal lewat tendangan melengkungnya, akan tetapi bola masih melebar dari gawang Palace.
Arsenal terus berupaya untuk menambah keunggulan, sementara Crystal Palace mencari gol penyeimbang, akan tetapi hingga pertandingan selesai, skor 1-0 untuk kemenangan tim tuan rumah tetap bertahan.

