Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester City Pep Guardiola menegaskan tidak mengkhawatirkan produktivitas gol tim asuhannya usai gagal mencetak angka saat dikalahkan Aston Villa 0-1 di laga Liga Inggris, Minggu (26/10), yang sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan mereka sejak Agustus.
“Kami sudah mencetak banyak gol musim ini,” kata Guardiola seusai laga, dikutip dari laman resmi klub di Jakarta, Senin.
“Erling tentu berperan besar, tapi hari ini mereka (Aston Villa) bermain dengan lima bek dan bertahan dengan sangat baik. Savinho dan Jeremy (Doku) membuat banyak umpan silang. Kami punya banyak peluang melalui Phil (Foden) dan Tijjani (Reijnders), kami sudah dekat, hanya soal pressing tinggi,” kata pelatih yang membawa Manchester City meraih enam gelar juara Liga Inggris dalam delapan tahun.
Guardiola menilai para pemainnya sudah tampil baik meskipun gagal menembus pertahanan rapat tuan rumah. Ia juga memuji permainan Villa yang disebutnya memiliki kualitas setara tim Liga Champions.
“Dengan (Morgan) Rogers, (Boubacar) Kamara, (John) McGinn, mereka tim papan atas. Kami bersaing dengan sangat baik,” ujar pelatih asal Spanyol itu.
Meski gagal mencetak gol balasan, Guardiola tetap mengapresiasi semangat juang para pemainnya di babak kedua. “Saya tidak akan mengatakan ini buruk karena kami tidak bisa menyamakan kedudukan. Semangat di babak kedua sangat bagus. Kami menyerang berkali-kali, hanya saja gagal di penyelesaian akhir, dan mereka bertahan dengan sangat baik,” ucapnya.
Secara statistik sebenarnya Manchester City lebih unggul pada pertandingan ini dengan 53 persen penguasaan bola dan melepaskan total 18 tendangan yang empat di antaranya tepat sasaran, namun Aston Villa dapat tampil lebih klinis.
