Jakarta (ANTARA) - Pelatih Real Madrid Xabi Alonso memuji performa gelandang timnya Jude Bellingham yang membuat satu gol dan assist pada laga El Clasico Liga Spanyol 2025/2026 kontra Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Minggu (26/10).
"Bellingham bermain baik hari ini, sama pertandingan sebelumnya (saat Bellingham mencetak satu gol untuk kemenangan 1-0 Real Madrid atas Juventus di Liga Champions 2025/2026-red). Dia tau apa yang harus dilakukan," ujar Alonso dikutip dari laman resmi Real Madrid di Jakarta, Senin.
Pada pertandingan tersebut, gol pertama Real Madrid yang dilesakkan Kylian Mbappe pada menit ke-22 datang dari umpan Bellingham.
Kemudian pada menit ke-43, pemain berkebangsaan Inggris itu berhasil mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan sundulan Eder Militao yang jatuh tepat di depan gawang.
Dengan torehan satu gol dan assist itu, Bellingham kini telah mengoleksi empat gol dan dua assist dalam delapan pertandingan El Clasico yang telah dijalaninya selama berseragam Real Madrid.
Terkait pernyataan pelatihnya, pemain yang merumput untuk Borussia Dortmund pada 2020-2023 menyebut kemenangan atas Barcelona dapat diraih berkat upaya dari semua pemain.
Bellingham memastikan kemenangan ini sangat penting bagi Madrid. Dia pun menyebut bahwa timnya layak mendapat tiga poin.
"Kami sangat senang dengan tiga poin hari ini," kata Bellingham.
Sementara itu, Xabi Alonso mengatakan tak memerlukan strategi khusus untuk membendung pilar Barcelona Lamine Yamal.

"Kami mencoba untuk bertahan dengan baik sebagai tim dan kami tidak memiliki strategi khusus untuk mengunci dia (Lamine Yamal). Tim bertahan dengan baik dan tidak memberikan banyak kesempatan (kepada para pemain Barcelona)," ujar Xabi Alonso dikutip dari laman resmi klub, Senin.
Yamal seperti menghilang di pertandingan kali ini setelah gagal memberikan ancaman yang membahayakan penjaga gawang Real Madrid Thibaut Courtois.
Pemain bernomor punggung sepuluh ini hanya mencatatkan dua tembakan tidak tepat sasaran, dua umpan kunci dan empat kali drible sukses dari delapan kali percobaan.
Merosotnya performa Yamal tak dapat dipungkiri dari tekanan publik Santiago Bernabeu yang menilai bahwa pemain berusia 18 tahun tersebut memberikan komentar yang mengada-ada.
Sebelum pertandingan, Yamal sempat memberikan komentar yang lebih mengarah ke tuduhan mengenai Real Madrid yang disebut sebagai tim yang terlalu banyak mengeluh dan pencuri dalam siaran langsung kompetisi Kings League.
Komentar tersebut menuai kontroversi bahkan kapten Real Madrid Dani Carvajal sempat mendatangi Yamal seusai pertandingan dengan memberikan gestur tangan "terlalu banyak bicara".
Selain itu, Courtois juga menghampiri Yamal seusai pertandingan yang memberikan gestur komentar "berbicaralah sekarang". Vinicius Junior juga terlibat adu mulut dengan Yamal seusai pertandingan, sebelum pemain tim nasional Spanyol ini masuk ke ruang ganti.
Tambahan tiga poin ini membuat Los Blancos kian nyaman di puncak klasemen sementara Liga Spanyol setelah mengantongi 27 poin atau selisih lima poin atas Barcelona yang berada di peringkat kedua.

