Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memastikan semua kios pupuk di daerah ini menjual pupuk subsidi sesuai harga eceran tertinggi (HET) terbaru setelah pemerintah resmi menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen.
"Kita kemarin kebetulan bertemu dengan pemilik kios dan di sana lah sehubungan kebijakan pemerintah dengan penurunan HET pupuk subsidi, diimbau kepada kios menjual sesuai HET terbaru," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Fitriani Ilyas di Mukomuko, Jumat.
Ada dua distributor pupuk subsidi di daerah ini, yakni CV Restu Piona membawahi sebanyak 23 kios dan CV Mandiri Sejahtera membawahi empat kios.
Terkait penjualan pupuk subsidi dengan HET terbaru, kata dia, masalahnya kios di daerah ini banyak yang belum menebus, mereka mau menebus pupuk tetapi petani belum ada yang menanam.
Untuk stok pupuk subsidi yang lama di kios daerah ini, ia memastikan, tidak ada lagi kios yang mempunyai stok pupuk subsidi karena semua sudah dijual kepada petani pada musim tanam padi sebelumnya.
Selanjutnya, tugas dinas ini melakukan pengawasan distribusi pupuk subsidi di seluruh kios agar mereka menjual pupuk subsidi sesuai dengan HET terbaru.
Sementara HET terbaru pupuk subsidi, yakni urea sebesar Rp1.800 per kg, turun dibandingkan sebelumnya sebesar Rp2.250 per kg, harga pupuk NPK turun dari Rp2.300 per kg menjadi Rp1.840 pet kg.
Kemudian, harga pupuk NPK kakao turun dari Rp3.300 per kg menjadi Rp2.640 per kg, harga pupuk Za turu dari Rp1.700 per kg menjadi Rp1.300, dan harga pupuk organik turun dari Rp800 per kg menjadi Rp640 per kg.
Sementara kuota pupuk subsidi untuk daerah ini pada 2025 berdasarkan SK penetapan realokasi kedua pupuk subsidi, yakni urea 2.185 ton, NPK sebanyak 2.626 ton, dan organik 500 ton.
