Jakarta (ANTARA) - Pelatih anyar Juventus Luciano Spalletti memulai era baru di timnya dengan membawa skuadnya menang 2-1 atas tuan rumah Cremonese pada lanjutan Liga Italia 2025/2026 di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Minggu dini hari WIB.
Dikutip dari laman Liga Italia di Jakarta, Juvetus unggul terlebih dahulu pada pertandingan tersebut lewat Filip Kostic (2') dan Andrea Cambiaso (68'). Sementara Cremonese yang diperkuat kiper tim nasional Indonesia Emil Audero, memperkecil kedudukan pada menit ke-83 via Jamie Vardy.
Kemenangan itu mendongkrak Juventus ke peringkat lima klasemen sementara Liga Italia 2025/2026 dengan 18 poin, sedangkan Cremonese tertahan di peringkat sembilan dengan 14 poin, sama-sama dari 10 pertandingan.
Spalletti sendiri resmi ditunjuk sebagai pelatih Juventus, menggantikan Igor Tudor, dua hari sebelum laga dan hanya memiliki satu sesi latihan penuh.
Namun, dia langsung menggebrak dengan formasi tiga bek dan menempatkan Teun Koopmeiners sebagai bek tengah, keputusan tidak biasa yang langsung membuahkan hasil.
Hanya 85 detik setelah sepak mula, Juventus unggul berkat sumbangan gol Filip Kostic yang memanfaatkan kesalahan pemain Cremonese dalam membuang bola.
Juventus pun menguasai jalannya laga pada 45 menit pertama. Penyerang mereka, Dusan Vlahovic, beberapa kali mengancam gawang Cremonese, tetapi Emil Audero mampu mengantisipasinya.
Cremonese praktis hanya mengandalkan serangan balik dan bola mati, tetapi pertahanan Juventus yang dipimpin Koopmeiners mampu meredam semua ancaman.
Cremonese meningkatkan tekanan di babak kedua, tetapi justru Juventus yang menjauhkan selisih skor. Pada menit ke-68, Andrea Cambiaso mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan situasi kepanikan di pertahanan Cremonese.
Cremonese baru mampu mengukir skor pada menit ke-83 lewat penyerang gaek Jamie Vardy. Namun, tidak ada gol lain tercipta sehingga Juventus menang 2-1.
Napoli vs Como
Juara Liga Italia 2024/2025 Napoli diimbangi Como 1907 tanpa gol pada lanjutan Liga Italia Serie A 2025/2026 di Stadion Diego Maradona, Minggu dini hari WIB.
Dikutip dari laman Liga Italia di Jakarta, Como sejatinya bisa saja memenangkan pertandingan andai sepakan penalti Alvaro Morata pada menit ke-26 tidak digagalkan kiper Vanja Milinkovi-Savi.
Hasil itu membuat Napoli tetap memuncaki klasemen sementara Serie A musim ini dengan 22 poin dari 10 pertandingan, tetapi hanya unggul satu angka atas AS Roma di posisi kedua. Sementara Como bertahan di peringkat kelima dengan 17 poin.
Pada laga tersebut, Como tampil agresif sejak menit awal dan memiliki kesempatan emas pertama pada menit ke-26 lewat penalti yang dieksekusi Alvaro Morata.
Wasit memberikan penalti karena Morata dilanggar kiper Vanja Milinkovic-Savic di area terlarang. Akan tetapi, sepakan Morata mengarah tepat ke tengah gawang dan dengan mudah ditepis Vanja.
Napoli merespons pada menit ke-33. Tembakan jarak jauh Scott McTominay mengarah keras ke gawang, tapi kiper Como Jean Butez sigap mengamankannya. Tidak ada gol tambahan hingga babak pertama usai.
Napoli menguasai jalannya laga di babak kedua, tetapi kesulitan membongkar pertahanan rapat Como yang lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik.
Peluang apik Napoli datang pada menit ke-57, saat Matteo Politano menusuk dari sisi kanan, melakukan cut inside, dan melepaskan tembakan kaki kiri. Percobaan itu gagal karena Butez kembali melakukan penyelamatan krusial.
Puncak tekanan Napoli terjadi pada menit ke-80. Politano kembali menjadi aktor dengan crossing akurat ke tiang jauh. Rasmus Hojlund menyundul bola dengan baik, tetapi tepat mengarah ke pelukan Butez.
Hingga peluit panjang, tidak ada gol yang tercipta. Kedua tim pun harus puas dengan satu poin.
