“Ikan haring kaya akan lemak omega-3 yang membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi peradangan, dan menjaga detak jantung tetap stabil,” jelas Cheryl Mussatto, MS, RD, LD.
Karena rendah merkuri, ikan haring menjadi pilihan aman untuk dikonsumsi secara rutin. Disarankan memilih haring Pasifik yang ditangkap di Kanada atau ikan haring danau dari Danau Superior karena lebih berkelanjutan.
5. Ikan Teri
Ikan teri sering dianggap sederhana, namun kandungan nutrisinya luar biasa. Dalam 3 ons ikan teri, Anda sudah mendapatkan sekitar 15 persen kebutuhan kalsium harian serta asupan zat besi yang cukup untuk membantu transportasi oksigen ke otak dan menjaga energi tubuh.
“Ikan teri memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dengan risiko merkuri yang sangat rendah, sehingga aman dikonsumsi secara rutin,” ujar dr. Elizabeth Rubin Ribak, penasihat klinis di Embers Recovery, Phoenix.
Selain itu, ikan teri juga menjadi pilihan berkelanjutan jika berasal dari perairan Chili, Maroko, atau Peru, menurut rekomendasi Seafood Watch.
Waspadai Ikan Tinggi Merkuri
Meskipun ikan secara umum sangat menyehatkan, beberapa jenis ikan besar dan predator memiliki kadar merkuri tinggi yang dapat berbahaya jika dikonsumsi berlebihan. Merkuri adalah logam berat yang dapat menumpuk di tubuh dan memengaruhi sistem saraf serta meningkatkan risiko penyakit jantung.
Baca juga: Kiat membeli kendaraan listrik dalam kondisi bekas
Baca juga: Kiat jaga pertumbuhan gigi anak rapi sejak dini tanpa kawat gigi
Menurut Food and Drug Administration (FDA), ikan dengan kadar merkuri tinggi antara lain:
• Hiu
• Ikan todak (swordfish)
• Ikan marlin
• Tuna mata besar (bigeye tuna)
• Ikan tile (Teluk Meksiko)
• Ikan orange roughy
• Makarel raja (king mackerel)
