Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pelatih Arema FC Marcos Santos menyatakan kekalahan 1-2 dari Persija Jakarta dalam pertandingan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, dikarenakan kondisi kebugaran para pemain belum pulih 100 persen.
Marcos dalam sesi konferensi pers di Stadion Kanjuruhan, mengatakan, faktor kondisi fisik itu pada akhirnya membuat performa pemain di lapangan tidak maksimal.
"Pertandingan ini sulit, waktu kami untuk persiapan tidak banyak karena setelah pulang dari Padang banyak pemain yang tidak 100 persen (mengalami kelelahan)," kata Marcos.
Arema sebenarnya tampil baik di babak pertama, bahkan sanggup unggul terlebih dahulu pada menit ke-12 melalui Valdeci Moreira. Tapi, Persija mencetak dua gol cepat di babak kedua melalui Eksel Runtukahu.
Dia menyebut bahwa dua gol Persija bisa terjadi karena konsentrasi anak asuhnya mulai menurun, sehingga timnya gagal mempertahankan keunggulan.
Meski demikian, Marcos tetap mengapresiasi kerja keras Alfarizie dan kawan-kawan yang telah berjuang habis-habisan selama 90 menit untuk meraih kemenangan.
Atas hasil minor ini, pelatih asal Brasil ini pun menyampaikan permohonan maaf kepada Aremania dan Aremanita.
"Minggu ini begitu sulit bagi kami," ucapnya.
