Jakarta (ANTARA) - AC Milan gagal mendulang poin penuh setelah ditahan imbang Parma 2-2 dalam pertandingan Liga Italia pekan ke-11 di Stadion Ennio Tardini, Parma, Sabtu malam waktu setempat.
AC Milan memimpin dua gol melalui Alexis Saelemaekers dan Rafael Leao, namun Parma bangkit untul menyamakan kedudukan berkat Adrian Barnabe dan Enrico Del Prato, demikian catatan Serie A.
Hasil imbang ini membuat AC Milan tertahan di peringkat kedua klasemen Liga Italia dengan 22 poin dari 11 pertandingan, sama dengan Napoli di tempat pertama.
Sedangkan Parma tetap peringkat ke-17 dengan delapan poin dari 11 pertandingan, hanya dua poin di atas zona degradasi.
Milan sedikit lebih unggul pada penguasaan bola dengan 56 persen, sedangkan Parma lebih banyak menciptakan peluang dengan 17 percobaan yang tujuh di antaranya tepat sasaran.
Milan memperagakan permainan menyerang ketika laga dimulai sampai unggul pada menit 12 melalui gol yang dicetak oleh Alexis Saelemaekers setelah menerima umpan Christopher Nkunku.
Parma membobol gawang dari Milan lewat gol Patrick Cutrone, namun wasit menganulirnya karena offside.
Milan menggandakan keunggulan setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti karena Abdoulaye Ndiaye melakukan pelanggaran di kotak terlarang Parma.
Rafael Leao yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya setelah tendangannya tak dapat dihentikan kiper Parma Zion Suzuki sehingga skor berubah 2-0 pada menit ke-25.
Parma memberikan respon dengan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit 45+1 melalui gol yang dicetak Adrian Bernabe.
Pada babak kedua, Parma memperagakan permainan menyerang di mana Bernabe memiliki peluang menyamakan kedudukan lewat tendangan geledek yang melambung di atas mistar gawang Milan.
Upaya gigih Parma membuahkan hasil pada menit ke-62 ketika Enrico Del Prato mencetak gol dari sundulan yang membobol gawang Milan sehingga skor berubah 2-2.
Milan berupaya keras merestorasi keunggulan, tetapi tak kunjung membuahkan hasil sampai laga ditutup tetap dengan 2-2.
Pisa vs Cremonese
Pisa SC mengamankan tiga poin krusial di pekan ke-11 Liga Italia 2025/26 usai mengalahkan US Cremonese 1-0 di Stadion Romeo Anconetani pada Sabtu dini hari WIB.
Gol tunggal Idrissa Toure memastikan tuan rumah naik satu strip ke posisi 16 klasemen dengan koleksi 9 poin. Sementara Cremonese tertahan di peringkat 10 dengan 14 poin, demikian yang dilansir laman resmi Liga Italia.
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero menjadi starter dalam pertandingan ini. Berdasarkan Fotmob, Emil Audero mencatatkan rating 7.2 dengan melakukan lima penyelamatan.
Sejak kick-off, Pisa langsung menggebrak. Idrissa Toure nyaris membuka skor pada menit ke-2 lewat tendangan sudut sempit yang melenceng tipis.
Cremonese, yang mengandalkan skema bertahan dan serangan balik, langsung diuji ketat. Emil Audero menjadi pahlawan tim tamu dengan penyelamatan gemilang pada menit ke-9, menggagalkan sepakan jarak jauh M’Bala Nzola.
Sundulan Antonio Caracciolo (21’) dan tendangan Ebenezer Akinsanmiro (23’) juga tak mampu menjebol gawang Audero.
Babak pertama berakhir imbang 0-0 berkat kepiawaian kiper eks-Inter Milan itu.
Pola permainan tak banyak berubah usai jeda. Pisa menguasai bola, tetapi Cremonese beberapa kali mengancam lewat serangan balik.
Franco Vazquez hampir mencetak gol indah pada menit ke-61, tendangan melengkungnya membentur mistar dan sundulannya dua menit berselang digagalkan kiper Adrian Semper.
Kebuntuan pecah pada menit ke-75. Idrissa Toure, yang aktif sepanjang laga, melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau Audero.
Gol tersebut menjadi satu-satunya dalam pertandingan dan memastikan kemenangan Pisa.
