Jakarta (ANTARA) - Dua gol penyerang senior Antoine Griezmann membawa Atletico Madrid menekuk Levante 3-1 di Stadion Metropolitano, Madrid, Sabtu waktu setempat.
Atletico Madrid juga mendapatkan gol bunuj diri Adrian de la Fuente, sedangkan Levante memperoleh satu gol dari Manu Sanchez, demikian catatan La Liga.
Atletico kini berada di peringkat keempat klasemen Liga Spanyol dengan 25 poin dari 12 pertandingan, berjarak lima poin dari Real Madrid di puncak klasemen.
Sebaliknya kekalahan membuat Levante tetap posisi ke-17 dengan sembilan poin dari 12 laga.
Atletico Madrid terlalu kuat untuk Levante dengan membuat 75 persen penguasaan bola dan 25 peluang yang sembilan di antaranya tepat sasaran.
Atletico sudah unggul 1-0 pada menit ke-12 berkat gol bunuh diri bek tengah Levante Adrian de la Fuente.
Levante merespon dengan baik dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-21 dari gol yang dicetak Manu Sanchez.
Atletico memulihkan keunggulan pada menit ke-61 setelah Marcos Llorente mengirimkan umpan kepada Antoine Griezmann yang menciptakan gol pertamanya dalam laga ini.
Levante hampir kembali menyamakan kedudukan lewat sundulan Goduine Koyalipou, tetapi kiper Atletico Jan Oblak menghalaunya.
Los Rojiblancos memperlebar keunggulan setelah Griezmann mencetak gol keduanya sehingga skor berubah 3-1 pada menit ke-80.
Levante berupaya memperkecil ketertinggalan, tetapi hingga laga usai, skor 3-1 untuk Atletico tal berubah.
Villarreal naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Spanyol seusai menaklukkan Espanyol dengan skor 2-0 pada pekan ke-12 di Stadion RCDE, Barcelona, Sabtu waktu setempat.
Pada pertandingan ini Villarreal meraih kemenangan atas Espanyol berkat gol yang dicetak Gerard Moreno dan Alberto Moleiro, demikian catatan La Liga.
Kemenangan ini mengantarkan Villarreal naik ke peringkat kedua klasemen sementara Liga Spanyol dengan 26 poin dari 12 pertandingan, terpaut empat poin dari Real Madrid di posisi pertama.
Di sisi lain, kekalahan membuat Espanyol masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Liga Spanyol dengan 18 poin dari 12 laga, berjarak tujuh poin dari empat besar.
Secara statistik, Espanyol sebenarnya lebih unggul dengan 55 persen penguasaan bola dan melepaskan total 14 tembakan yang tiga di antaranya tepat sasaran, namun Villarreal dapat tampil lebih klinis.
Meskipun begitu, Villarreal dapat unggul terlebih dahulu pada menit ke-41 melalui gol yang dicetak oleh Gerard Moreno sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Memasuki babak kedua, Villarreal dapat menggandakan keunggulan mereka menjadi 2-0 melalui gol Alberto Moleiro setelah menyambar bola rebound di dalam kotak penalti Espanyol pada menit 57.
Villarreal memiliki peluang untuk menambah keunggulan mereka, akan tetapi tendangan dari Santi Cormesana masih mengenai tiang kiri gawang dan hanya membuahkan tendangan gawang untuk Espanyol.
Pada waktu yang tersisa, Espanyol tidak tinggal diam dan berupaya untuk setidaknya memperkecil ketertinggalan, namun hingga pertandingan selesai, skor 2-0 untuk kemenangan Villarreal tetap bertahan.
