Hamilton, Kanada (ANTARA) - PBB pada Senin mengatakan bahwa Israel masih terus membatasi masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, meski gencatan senjata telah berlaku sebulan.
Mengutip Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan dalam konferensi pers bahwa "satu bulan setelah gencatan senjata, upaya untuk meningkatkan bantuan masih terhambat oleh birokrasi".
Selain itu, ujar Haq, Israel masih berlakukan larangan terhadap mitra kemanusiaan utama, dan membuka hanya sedikit penyeberangan dan rute bantuan, serta masih berlanjutnya ketidakamanan meskipun ada gencatan senjata.
Menurut Haq, timnya masih harus mengkoordinasikan terlebih dahulu untuk setiap pergerakan dengan otoritas Israel di beberapa wilayah.
"Israel hanya memfasilitasi hanya dua dari delapan upaya bantuan secara keseluruhan dan "empat di antaranya terhambat di lapangan — termasuk satu yang tertunda selama 10 jam sebelum tim akhirnya mendapat lampu hijau untuk bergerak."
Haq mengatakan PBB dan mitranya "memanfaatkan setiap peluang untuk memperluas operasi" meskipun tantangan terus berlanjut.
