Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu membangun kembali rumah warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Rejang Lebong yang menjadi korban kebakaran pada 13 Oktober 2025 lalu.
"Anggota Polda Bengkulu punya program sedekah Seriduri atau Seribu Dua Ribu per hari, setiap anggota Polda Bengkulu berdonasi minimal Rp2.000. Dana inilah yang digunakan untuk program bedah warga maupun asrama anggota yang sudah tidak layak huni," kata Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono usai peletakan batu pertama pembangunan rumah milik Sarwadi (70) warga Desa Karang Jaya, Kabupaten Rejang Lebong, Selasa.
Dia menjelaskan, Sarwadi warga Desa Karang Jaya, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong merupakan penerima bantuan ke 62, dan nantinya juga akan dilanjutkan pembangunan atau bedah rumah untuk penerima ke 63.
Gagasan program sosial oleh jajarannya itu, kata dia, tidak ada yang mendasari dan murni untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.
"Dengan masyarakat tidak melakukan kejahatan, tindak pidana itu sudah sangat membantu, sehingga kita berupaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat salah satunya ialah melalui program bedah rumah ini," terangnya.
Sejauh ini dana yang dikumpulkan dari 7.000 personel Polda Bengkulu dan jajaran ini, tambah dia, per bulannya mencapai Rp200 juta hingga Rp250 juta. Dana ini selain digunakan untuk program bedah rumah warga dan asrama anggota Polri juga untuk biaya berobat serta membiayai pendidikan warga tidak mampu.
Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri Praja menyatakan program Seriduri Polda Bengkulu ini patut diberikan apresiasi, karena dana yang himpun dari anggota Polri itu bisa membiayai sejumlah kegiatan sosial.
"Kami dari Pemkab Rejang Lebong memberikan apresiasi atas program pak Kapolda Bengkulu dan jajaran. Selain bedah rumah ini tadi juga ada pemberian paket bantuan sosial," kata Wabup Hendri Praja.
Kades Karang Jaya Cahyo Purnomo menjelaskan rumah warga yang dibangun Polres Rejang Lebong ini sebelumnya menjadi korban kebakaran, di mana rumah dihuni oleh Sarwadi dan istrinya serta dua orang cucunya.
"Untuk Sarwadi pekerjaannya serabutan, dan istrinya jualan di pasar. Kami sangat berterima kasih karena Polda Bengkulu membangunkan rumah nya kembali," ujar Cahyo Purnomo.
